PURWOKERTO.SUARA.COM, - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto resmi melaunching perubahan nama lembaga penyiaran publik Lokal (LPPL) Ratih TV menjadi Kebumen TV dengan tagline Kebumen TV Spektakuler.
Bupati menuturkan, perubahan nama stasiun LPPL Televisi Kabupaten Kebumen sudah melalui Perda yang ditetapkan bersama DPRD, yakni Perda Nomor 8 Tahun 2023. Ke depan, pengelolaan Kebumen TV akan mandiri, tidak lagi berada di bawah Dinas Kominfo.
"Nanti Kebumen TV berdiri sendiri, agar lebih bisa mandiri," ujar Bupati usai upacara peringatan Hari Jadi Kebumen ke 394, sekaligus melaunching Kebumen TV, Senin 21 Agustus 2023.
Logo Kebumen TV menggunakan penyu sebagai icon utama, dan warna biru laut sebagai dasarnya. Menurut Bupati semua itu, ada pemaknaannya.
Huruf U yang membentuk Icon penyu dengan segitiga permata ditubuhnya menyimbolkan kekayaan alam (flora dan fauna) Kabupaten Kebumen. Penyu juga bermakna memiliki umur panjang, kreatifitas, kekuatan, dan pergerakan yang dinamis
"Tageline “SPEKTAKULER' mencerminkan televisi dengan program yang unik, menarik perhatian, dan memposisikan televisi daerah nomor satu,"ucapnya.
Kemudian, pada tulisan "KEBUMEN dipilihnya warna biru mencerminnkan kepercayaan, kesetiaan, produktif dan memiliki daya saing.
"Semoga dengan perubahan nama Ratih TV menjadi Kebumen TV, Kabupaten Kebumen bisa semakin dikenal, punya banyak program dengan menghadirkan konten yang menarik, mencerahkan, serta inspiratif," terang Bupati.
Baca Juga: Berjarak 5,8 Km dari Alun-alun Purbalingga, Bendungan Ini Disulap Jadi Wisata di Dua Desa
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda