PURWOKERTO.SUARA.COM, Penanganan kasus pembunuhan dengan modus dukun pengganda uang di Kabupaten Banjarnegara belum final.
Terakhir, Mbah Slamet sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Banjarnegara oleh Polres setelah berkasnya dinyatakan lengkap.
Namun bukan Mbah Slamet saja yang terjerat dalam pusaran kasus ini. Bodrex yang disebut sebagai tangan kanannya juga dipidanakan.
Bodrex alias BS dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan dan 372 KUHP tentang penggelapan.
BS lebih dahulu disidang. Bahkan kemarin BS menjalani sidang tuntutan.
Informasi dari Kasi Pidum Kejari Banjarnegara Nasruddin, BS dituntut hukuman 3 tahun dan 4 bulan penjara atas kejahatan yang dilakukannya.
Dilihat dari pasal yang disangkakan kepadanya, BS tidak dianggap terlihat dalam pembunuhan yang dilakukan sang dukun.
Peran BS adalah mencarikan pasien atau korban yang mau menggandakan uang. Selanjutnya korban diantar ke Mbah Slamet yang diklaim bisa menggandakan uang melalui sejumlah ritual.
Sementara itu, saat ini tim jaksa penuntut umum tengah menyusun surat dakwaan terhadap Mbah Slamet alias TR yang nantinya dilimpahkan ke PN Banjarnegara.
Seperti diketahui, kasus ini terbongkar setelah jasad seorang korban ditemukan terkubur di ladang, April lalu.
Setelah diusut, ternyata jumlah korban TR lebih dari satu orang.
Polisi pun melakukan pembongkaran hingga menemukan 11 jasad lain di lokasi yang sama.
Terungkap TR membunuh para korban yang merupakan "pasien" nya dengan cara diracun.
Beberapa jasad diketahui dikubur dalam satu lubang.
Berita Terkait
-
Cek Daerahmu di Sini! Peta Peringatan Kekeringan di Jawa Tengah, Grobogan Awas
-
Dulunya Tertutup Samudera, Pegunungan di Utara Kebumen Ini Kini Justru Dilanda Kekeringan
-
Dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Hanya Berjarak 14 KM, Wisata Ini Menawarkan Sensasi Keliling Dunia dalam Satu Hari, Ada Taman Sakuranya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Sinopsis My Fiction, Drama Thriller Jepang yang Dibintangi Yuta Tamamori
-
Rahasia Skin Prep Jennifer Coppen Jelang Pernikahan, Kulit Glowing dari Siraman hingga Resepsi
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik