PURWOKERTO.SUARA.COM, WONOSOBO- Polres Wonosobo bersama pemerintah daerah, Kodim 0707, BPBD, Basarnas, relawan potensi serta semua instansi terkait membentuk tim tanggap bencana sebagai tindak lanjut terjadinya kebakaran di lereng gunung Sumbing yang terjadi pada Jumat (1/9/23) sekitar pukul 17.30 Wib.
Tim tersebut telah disiagakan di Basecamp Banyumudal.
Untuk mengantisipasi adanya korban jiwa, tim melakukan pendataan para pendaki untuk dilakukan penyelamatan.
Kemudian tim gabungan juga melakukan upaya untuk meminimalisir api agar tidak menyebar dan mendekat ke pemukiman penduduk.
Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan Prasetyopuspito menyampaikan hingga saat ini tim gabungan, relawan dan tambahan pasukan dari Brimob Polda Jateng masih berusaha melakukan penanganan kebakaran.
Menurut Kapolres, langkah pertama yang dilaksanakan adalah melakukan pendataan pendaki.
"Setelah didata, tim gabungan segera melakukan pencarian dan evakuasi para pendaki yang masih berada di gunung," ungkap Kapolres.
Sebelumnya, sebagian pendaki sudah berhasil turun ke basecamp.
Pagi ini (2/9) dilaporkan seluruh pendaki gunung Sumbing yang berjumlah 61 orang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Selanjutnya hari ini tim gabungan akan menuju ke titik api untuk melakukan upaya pemadaman kembali.
Baca Juga: Jalan di Banjarnegara Ini Bak Lukisan Anak SD, Membelah Sawah dengan Latar Gunung Berawan
Tag
Berita Terkait
-
Berdiri 184 Tahun Lalu, Pabrik Gula Terbesar di Eks Karesidenan Banyumas Ini Gulung Tikar: Bukan karena Kebakaran, tapi...
-
Jalan di Banjarnegara Ini Bak Lukisan Anak SD, Membelah Sawah dengan Latar Gunung Berawan
-
Berjarak 3 Km dari Alun-alun Wonosobo, Wisata Ini Sediakan Kolam Air Hangat dan Dingin, Bisa untuk Terapi Kesehatan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan