PURWOKERTO.SUARA.COM – Berkunjung ke Kabupapaten Probolinggo, Jawa Timur tidak lengkap tanpa singgah di Jalan Raya Krajan II, Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces berjarak 9,7 Km dari Pusat Kota.
Di sana terdapat sebuah bangunan peninggalan bersejarah yang memiliki peran penting dalam perkembangan industri di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1939, pabrik ini telah menyaksikan berbagai perubahan dalam sejarah ekonomi dan industri negara ini.
Dikutip dari Kanal YouTube Martha Akira pada Senin 11 September 2023, lokasi ini dulunya adalah Pabrik Kertas Leces. Pabrik yang dibangun di atas lahan seluas 10 hektar, menunjukkan skala produksi yang besar saat itu.
Bangunan pabrik dirancang dengan dua tingkat, menggambarkan kemegahan arsitektur industri pada masa itu. Ketika pertama kali beroperasi, pabrik ini dilengkapi dengan mesin-mesin besar yang diimpor langsung dari Eropa.
Hal itu menunjukkan tekad dan investasi yang serius dalam membangun fasilitas produksi kertas yang modern dan efisien. Pabrik Kertas Leces memiliki peran penting dalam mendukung industri kertas nasional.
Apalagi kala itu kertas merupakan bahan dasar yang diperlukan dalam berbagai sektor ekonomi, termasuk percetakan, penerbitan, dan pengemasan. Sebab dengan adanya pabrik ini, Indonesia dapat memproduksi kertas secara mandiri, mengurangi ketergantungan pada impor kertas dari luar negeri.
Meskipun awalnya sukses, Pabrik Kertas Leces menghadapi tantangan ekonomi yang signifikan. Sempat pasang surut dalam pengelolaan perusahaan, puncaknya pada tanggal 25 September 2018, perusahaan kertas ini dinyatakan pailit.
Hal itu menyebabkan perusahaan terpaksa menjual aset-aset untuk membayar kewajiban kepada para kreditur. Meskipun demikian, warisan Pabrik Kertas Leces tetap hidup melalui dokumentasi sejarah dan sisa-sisa arsitekturalnya.
Pabrik Kertas Leces menjadi salah satu peninggalan bersejarah yang menggambarkan perkembangan industri di Indonesia. Dibangun dengan skala produksi yang besar dan dilengkapi dengan peralatan modern, pabrik ini memiliki peran penting dalam mendukung industri kertas nasional.
Baca Juga: MTA Gelar Donor Darah Nasional, di Banjarnegara Terkumpul 272 Kantong untuk Kemanusiaan
Meskipun menghadapi tantangan ekonomi yang serius dan akhirnya tutup, warisannya tetap hidup melalui sejarah dan sisa-sisa bangunan yang mengesankan pada masanya sebab bangunan utamanya kini sudah rata dengan tanah.***
Berita Terkait
-
Sekitar 16,8 Km dari Stasiun Klakah, Pusat Perbelanjaan yang Ada di Kabupaten Lumajang Ini Kondisinya Terbengkalai : Pernah Ramai Di Masa Jayanya!
-
Cuma 5,3 Km dari Silang Monas Jakarta, Bangunan Terbengkalai di Pusat Ibu Kota Ini Menyimpan Cerita Kelam: Pernah jadi Markas Organisasi Terlarang!
-
Hanya 5,7 Km dari Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma, Bangunan Tinggi 24 Lantai di Jaksel Ini Terbengkalai: Sudah Mangkrak Sejak 2007, Kenapa?
-
20 Tahun Terbengkalai, Rumah Mewah di Kota Semarang Ini Kondisinya Memprihatinkan: Jaraknya Cuma 3,7 Km dari Bandara Ahmad Yani Semarang
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
IHSG Nyaman di Level 6.000, Saham WIFI Melesat
-
7 Jenis Sabun Muka Cetaphil Sesuai Kebutuhan Kulit, Jangan Salah Pilih!
-
Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Adhityo Diperiksa KPK
-
Serang Balik! dr Tifa Sebut Jokowi Tak Pernah Ngaku Lulusan UGM Sebelum Kasus Ijazah Palsu
-
Penelitian Baru Ungkap Akar Budaya Toalean di Sulawesi Selatan
-
Review The Oddysey: Saat Nolan Mengubah Mitologi Jadi Potret Trauma Manusia
-
Aset Melonjak Jadi Rp2.250 Triliun, Fundamental BRI Kian Kokoh
-
Bukan Hanya Soal Ijazah Ditahan, Penasihat Presiden Bongkar Masalah Gaji di 5asec Saat Sidak
-
Dody Hanggodo Jadi Sorotan: Koleksi Kendaraannya Jauh Lebih Mewah dan Baru Dibanding "Pak Bas"
-
Film Taste of Prison Rilis Potret Perdana, Chemistry Pemain Jadi Sorotan