/
Selasa, 12 September 2023 | 14:06 WIB
Warga desa Sampang antusias mengantri air bersih yang didistribusikan oleh Koramil 04 Karangkobar bersama relawan (doc. Koramil 04 Karangkobar)

PURWOKERTO.SUARA.COM – Krisis air bersih dan kekeringan yang terjadi di wilayah kabupaten Banjarnegara terus meluas.

Saat ini, krisis air bersih bahkan telah meluas di wilayah utara kota dawet ayu yang notabenya merupakan daerah basah.

Salah satu warga desa Karangkobar Pratama Widodo mengatakan dalam tiga bulan terakhir ini debit air di wilayah karangkobar menurun sangat drastis.

“Saat ini kondisi airnya sangat keruh dan sumur warga mulai mengering dibeberapa lokasi,” ujarnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, kondisi tersebut amat dirasakan oleh warga sekitar dan baru pernah terjadi atau dialami kali ini.

“Jujur kami khawatir jika kondisi ini berlarut-larut dan musim kemarau masih panjang seperti prediksi BMKG, wilayah kami bisa terjadi kelangkaan air bersih,” lanjutnya.

Menyikapi kondisi tersebut, Koramil 04 Karangkobar bersama Forum Destana Karangkobar serta relawan melakukan inisiasi distribusi air bersih untuk warga.

Petugas Koramil 04 Karangkobar Sertu Tohar mengatakan, krisis air bersih menggugah beberapa kalangan untuk bersama-sama dan bergotong royong memberikan distibusi air bersih kepada warga yang membutuhkan.

“Sumber air kami ambil dari dusun Suren Desa Ambal, lalu kami distribusikan ke beberapa lokasi dan titik yang membutuhkan,” ujarnya.

Baca Juga: Jumbara PMR Madya 2023 PMI Banjarnegara Siap Digelar, Intip Apa Saja Kegiatannya

Pihaknya menjelaskan, beberapa lokasi distribusi diantaranya warga di sekitar TK dan balai desa Sampang, serta dusun Karangkobar gunung Desa Karangkobar dan Desa Slatri.

“Kami berharap warga dapat memanfaatkan air dengan bijak mengingat saat ini air bersih seolah menjadi barang yang sangat berharga,” lanjutnya.

Pihaknya menjelaskan, saat ini beberapa lokasi tengah dipersiapkan menjadi sasaran distribusi air bersih berdasarkan keluhan dan permintaan dari masyarakat.

“beberapa wilayah tersebut seperti desa Bantar, Paweden, Purwodadi, Karangkobar dan Sampang dengan total penerima manfaat sebanyak 839 KK,” pungkasnya.

Salah satu relawan dari Purwodadi Nur Fauzan mengaku warga sangat antusias dengan bantuan air bersih yang diberikan dalam kegiatan tersebut.

"Alhamdulillah sambutan warga sangat antusias, karena selama ini harus mengambil air dari sumber air yang lumayan jauh,” ujarnya.

Load More