PURWOKERTO.SUARA.COM - Tiap musim kemarau melanda wilayah Indonesia, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) selalu jadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.
Ditambah pada tahun 2023, Indonesia kembali mengalami kemarau panjang dan cuaca ekstrem mengakibatkan banyak kasus karhutla terjadi.
Seperti yang kita tahu, dengan banyaknya kasus karhutla yang terjadi maka dapat memunculkan asap tebal yang mengganggu pernapasan warga hingga menimbulkan masalah lingkungan.
Hal ini karena asap yang muncul mengandung zat kimia berbahaya, seperti partikel abu, CO, PM10, dan PM2,5.
Biasanya, kasus Karhutla terjadi di wilayah Indonesia yang memiliki lahan dan hutan yang luas. Fenomena ini dapat terjadi secara alami karena lahan yang kering atau perbuatan manusia yang tidak bertanggung jawab.
Mengutip dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, terdapat lima dampak Karhutla bagi kesehatan, yaitu:
1.Iritasi selaput lendir, seperti mata, hidung, hingga tenggorokan.
2.Sakit kepala
3.Mual
4.Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)
5.Terganggunnya kesehatan paru-paru dan jantung
Untuk menghindari dampak karhutla bagi kesehatan, berikut beberapa cara untuk mengatasinya, yaitu:
1.Saat terjadi bencana kebakaran lahan dan hutan pastikan memakai masker untuk mengurangi paparan asap.
2.Kurangi aktivitas di luar ruangan selama bencana Karhutla terjadi.
3.Selalu menjaga kebersihan lingkungan dan ruangan.
4.Meminum air putih yang cukup untuk menjaga tubuh agar terhindar dari dehidrasi.
5.Persiapkan obat-obatan yang cukup sebagai pertolongan pertama saat terjadi bencana.
6.Segera ke dokter atau pelayanan kesehatan terdekat di sekitar kalian apabila mengalami masalah kesehatan akibat karhutla.
Baca Juga: Kreatif! Narapidana Buat Kerajinan Miniatur Kapal dari Bambu di Rutan Banjarnegara
Penyadaran akan bahaya kebakaran hutan dan lahan menjadi penting serta langkah preventif dan respon cepat dari pihak berwenang adalah kunci untuk melindungi seluruh masyarakat Indonesia dari ancaman asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan. (citra)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Review Abang Adik: Siap-siap Banjir Air Mata dari Kisah Pilu Dua Saudara
-
5 Film Sci-Fi dari Masa ke Masa yang Bikin Optimis Sambut Masa Depan
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Bangkit dari Post Holiday Blues Usai Mudik Lebaran: 7 Cara Cerdas Balik ke Realita Tanpa Drama
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas