PURWOKERTO.SUARA.COM Channel di Whatsapp merupakan fitur terbaru yang bermanfaat memudahkan pengguna dalam mendapatkan informasi yang terpercaya.
Fitur inipun menjadikan tampilan Status WhatsApp mengalami perubahan. Fitur Channel atau saluran ini muncul dalam tab Status yang awalnya hanya untuk menampilkan daftar status di kontak.
Dengan adanya pembaruan ini, tab status pun berubah menjadi tab "Updates" atau "Pembaruan". Sehingga memungkinkan pengguna melihat daftar status kontak sekaligus berita dari akun saluran yang mereka ikuti.
Semakin banyak saluran diikuti semakin banyak pula saluran yang muncul. Hal ini bagi sebagaian pengguna sedikit mengganggu.
Berikut cara menghapus Saluran di WhatsApp:
o Buka tab "Pembaruan" di WhatsApp.
Jika telah mengikuti akun channel WhatsApp, penggua dapat melihat daftar channel yang diikuti di bawah daftar status.
o Pilih salah satu akun saluran yang ingin dihapus dan buka percakapan dengan akun tersebut. Di dalam percakapan, tekan tombol titik tiga dan pilih opsi "Batal Mengikuti" atau "Unfollow".
o Akun saluran akan dihapus dari daftar saluran. Anda juga tidak akan menerima kiriman informasi dari akun tersebut lagi.
Dengan menghapus akun saluran, pesan yang masuk ke WhatsApp juga akan berkurang. Jika sebelumnya mengikuti banyak akun saluran, penghapusan dapat mengurangi daftar saluran yang ada di tab "Pembaruan".
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Manggung di Coachella 2026 Tanpa Ribet, Justin Bieber Cuma Andalkan Laptop dan YouTube
-
Lawan Rasa Jenuh, Our Neighborhood Baseball Captain Rekrut Talenta Muda
-
4 Rekomendasi Jam Tangan Garmin Terbaik untuk Lari: dari Pemula hingga Atlet Pro
-
RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra
-
Calvin Verdonk Berpeluang Main di Liga Champions, Lille Semakin Kokoh di 3 Besar
-
Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz
-
Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik
-
Rekrutmen Bank Indonesia 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Link Daftar
-
Harga Sepeda Listrik yang Dipakai Gubernur Jateng Ngantor Ternyata Setara Mobil, Apa Istimewanya?
-
Gus Ipul: Pemerintah Kaji Tambahan Bansos untuk Jaga Daya Beli Masyaa