PURWOKERTO.SUARA.COM Mojokerto memegang peranan penting dalam sejarah masyarakat Jawa. Wilayah ini tak lepas dari sejarah kerajaan Majapahit. Salah satu bukti peninggalan sejarah yang dapat ditemukan di Mojokerto adalah keberadaan candi.
Salah satu candi yang menjadi peninggalan Kerajaan Majapahit berada di Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Candi ini berjarak sekitar 13 km di sebelah tenggara kota Mojokerto. Candi ini berjarak 3,5 Km dari Museum Majapahit.
Candi hindu ini memiliki perbedaan dengan candi di Jawa Tengah yang menggunakan batu andesit. Candi Tikus ini memakai bata merah sebagai bahan pembangunan.
Desain arsitektur Candi Tikus memiliki keunikan tersendiri. Berada sekitar 3.5 meter di bawah, bentuk candi ini seperti kolam dengan sejumlah menara di bangunan utama candi.
Candi Tikus ini menjadi bukti kejayaan Kerajaan Majapahit yang dipimpin Raja Hayam Wuruk dan Maha Patih Gajah Mada.
Dikutip dari berbagai sumber, Candi Tikus ditemukan sekitar tahun 1914 oleh Bupati Mojokerto bernama Kromojoyo Adinegoro. Kisah penemuan candi berawal saat daerah Temon dan sekitarnya tengah diserang hama tikus.
Saat dilakukan pengejaran, kelompok tikus tersebut selalu masuk ke lubang di atas sebuah gundukan. Hingga lubang tersebut dibongkar atas perintah bupati dan ditemukan sebuah bangunan seperti petirtaan.
Candi Tikus telah mengalami pemugaran pada sekitar tahun 1989.
Pada bagian bangunan induk, teras, dan kolam dibuat dari bata merah. Sedangkan pancuran airnya dibuat dari batu andesit. Jumlah pancuran petirtaan ini sekitar 46 buah, namun tersisa hanya 19 pancuran.
Baca Juga: Curug Sikopel Banjarnegara, Surga Tersembunyi di Negeri Atas Awan
Belum terdapat sumber informasi tertulis yang menjelaskan secara rinci kapan, untuk apa, dan oleh siapa Candi Tikus dibangun. Namun, sebagian sumber menyebut Candi Tikus diperkirakan ini dibangun antara abad ke-13 sampai ke-14 M.
Bentuknya yanvg mirip petirtaan mengundang perdebatan di kalangan pakar sejarah dan arkeologi mengenai fungsinya. Sebagian berpendapat bahwa candi ini merupakan petirtaan atau tempat pemandian keluarga raja. Sebagian lain menyebutkan jika bangunan tersebut merupakan tempat penampungan dan penyaluran air untuk keperluan penduduk Trowulan.
Namun, berkembang di masyarakat candi ini bermanfaat sebagai tempat bersuci dan airnya berkhasiat. Salah satu khasiat yang dipercaya hingga kini mampu mengusir tikus dari sawah. Hal inilah yang mendasari penamaan candi ini.
Bangunan Candi ini berupa sebuah kolam dengan beberapa bangunan di dalamnya. Hampir seluruh bangunan berbentuk persegi empat dengan ukuran 29,5 m × 28,25 m terbuat dari batu bata merah. Candi ini letaknya lebih rendah sekitar 3,5 m dibawah permukaan tanah.
Candi Tikus ini dapat menjadi alternatif mengisi libur akhir pekan. Selain berwisata pengunjung dapat mempelajari sejarah peradaban Majapahit.
Tag
Berita Terkait
-
Berjarak 39 Km dari alun-alun Mojokerto Wisata Ini Padukan View Alam yang Indah dan Taman Bermain
-
Berjarak 27 Km dari Alun-alun Mojokerto, Wisata Di Tengah Pegunungan Ini Sediakan Berbagai Wahana, dari Waterboom Hingga Outbound
-
Cuma 43 Km dari alun-alun Gresik, Wisata Alam Ini Sajikan Telaga Warna Biru Alami
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Liburan Lebaran ke Luar Negeri Dijamin Lebih Tenang dengan Debit BRI Multicurrency
-
4 Ide OOTD Outerwear ala Ningning aespa, Dari Chic sampai Bold Look!
-
5 Aktivitas 'Rahasia' yang Hanya Ada di Bali Saat Nyepi
-
Bidik Nuklir dan Mineral Kritis, Bahlil Teken Kesepakatan Strategis dengan Jepang di Tokyo
-
Di Tengah Hiruk Pikuk Pasar Senen, Hiburan Musik Jalanan Hibur Para Pemudik
-
Promo Spesial Hemat Satu Pekan di Alfamidi, Amankan Stok Beras dan Minyak saat Lebaran
-
5 Tips Penyelamat agar Baterai HP Tetap Awet Sepanjang Mudik Lebaran 2026
-
Nastar Singkatan dari Apa? Begini Sejarah Unik Hingga Jadi Ikon Idulfitri
-
Pemudik Bisa Cek Kesehatan dan Ganti Oli di Selasar Fastron Rest Area KM 57
-
Angkat Kisah Superhero yang Gagal Jadi Aktor, Wonder Man Adalah Miniseri Marvel Paling Berani!