“Tanya bagaimana branding nasi kapau, bisa dipatenkan gak? Jawaban mereka, Kapau kan nagari? Tidak bisa nyiak (panggilan walinagari di Agam). Tapi segi indikasi geografis, mulai dari cara masak, penyajiannya, wilayahnya, bisa saja. Kalau nasi kapau tidak bisa. Kecuali misalnya ditambah nasi kapau A (mereknya),” terang Zulkarnaini.
Kekhasan, kelezatan dan keunikan nasi Kapau juga harus dibayar lebih jika dibanding dengan masakan Padang kebanyakan. Rata-rata rumah makan Padang saat ini, ada berharga Rp.10 ribu per porsi untuk kelas ampera. Untuk rumah makan ternama, rata-rata Rp.17.000-20.000 per porsi.
Sementara nasi Kapau berkisar Rp.27.000 hingga Rp.40 ribu per porsi. Untuk harga Rp.27.000 bisa dijumpai di nasi Kapau yang dibuka di Nagari Kapau sendiri. Sementara harga Rp.30 ribu merupakan standar harga nasi Kapau di Los Lambuang.
Menurut Mes, harga nasi Kapau sebesar Rp.30 ribu saat sekarang, wajar dan standar. Sebab, lauknya besar, dan harga mentahnya pun mahal. “Satu lagi, kalau dibungkus, porsinya bisa makan berdua. Ekstra bungkus, kadang ditambah tembunsu sedikit,” kata Mes.
Harga nasi Kapau lebih mahal dibanding rumah makan yang menjual masakan padang biasanya, juga tidak masalah bagi Yusniarti. Ia sejak muda sudah menggandrungi nasi Kapau. Yusniarti yang tinggal di Kota Solok, 74 km dari Bukittinggi, juga selalu menyambangi Los Lambuang, bila berkesempatan ke Bukittinggi atau melewati Bukittinggi. Langganannya selalu nasi Kapau Hj. Mes yang sudah buka sejak tahun 1984.
“Sudah terbiasa di sini. Gak ada coba lain. Rutin. Paling disukasi dendeng kering. Harga Rp.30 ribu standar lah,” bilangnya.
Untuk mencicipi nasi Kapau ini, Yusniarti juga sering membawa serta keluarganya.
Sementara untuk harga Rp.40.000 per porsi, menjadi standar harga nasi Kapau pendatang baru yang buka di Nagari Kapau yakni Lapau Kapau.
Bicara nasi Kapau, Zulkarnaini sebagai kepala pemerintahan sungguh senang. Sebelumnya, untuk mencicipi nasi Kapau harus pergi ke Los Lambuang atau pasar-pasar lain di Bukittinggi dan Agam. Tapi kini, bagi mereka yang tinggal di Kapau bila ingin menikmati nasi Kapau tak perlu jauh-jauh lagi. Sepanjang 2,5 km jalan nagari Kapau, bertebaran 13 nasi Kapau.
“Bertumbuhnya 5 tahun terakhir. Dulunya di kampung tidak ada orang jualan nasi Kapau. Tapi setelah sewa warung atau ruko di Bukittinggi mahal, banyak juga yang berpikir kenapa gak dibuka di kampung saja, di depan rumah saja. Dari simpang Panji (batas dengan Nagari Koto Tangah, ke arah sepanjang jalan nagari Kapau sepanjang 2,5 km, ada 13 nasi kapau,” terang Zulkarnaini.
Berita Terkait
-
3 Orang Tewas di Penembakan Massal Festival Kuliner Seattle, Ada Bayi Jadi Korban
-
Bukan Sembarang Donat, Ini 5 Keunikan Kkwabaegi, Donat Kepang Khas Korea
-
Tren Lari Baru di Jakarta, Padukan Olahraga dan Budaya Kuliner Nusantara
-
Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa
-
Dari Gerobak hingga Restoran, Alasan Bakso Tetap Jadi Kuliner Favorit Lintas Generasi
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
DPRD DKI Kebut Penyelesaian 220 Ribu Berkas Tanah, Sertifikat Warga Jadi Taruhan
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!
-
Bela Prabowo, Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot
-
BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini
-
Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat
-
Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon