/
Jum'at, 22 April 2022 | 17:51 WIB
https://tribratanews.sumbar.polri.go.id/

Ranah- Puncak arus mudik di Sumatera Barat (Sumbar), diperkirakan akan terjadi pada H-3 Lebaran 2022 atau tepatnya Jumat 29 April 2022.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa Putra mengatakan, sebanyak 4.592 personel gabungan telah disiapkan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2022. Personel gabungan terdiri dari unsur Polri, TNI dan pemerintah daerah.

"Puncak mudik biasanya mengacu pada tahun sebelumnya. Biasanya H-3. Kita akan terapkan skema contraflow," ujar Irjen Teddy usai apel gabungan Operasi Ketupat Singgalang Jumat (22/4/2022).

Operasi Ketupat Singgalang akan berlangsung pada 28 April-9 Mei 2022. Sebanyak 89 pos pengamanan dan pelayanan kan didirikan.

Kata Teddy, 54 pos pengamanan didirikan untuk mengantisipasi gangguan yang terjadi selama mudik. Sedangkan 34 pos pelayanan bisa dimanfaatkan pemudik untuk istirahat.

Ia meminta pada pemudik untuk mematuhi peraturan berkendara dan lalu lintas. Jangan ugal-ugalan dan kalau lelah berhenti.

"Tidak perlu ngebut yang penting sampai di kampung dengan selamat. Menikmati perjalanan dengan nyaman," ujarnya.

Gubernur Sumbar Mahyeldi memperkirakan, jumlah perantau yang pulang kampung pada lebaran tahun ini mencapai 1,8 juta orang.

"Mari kita persiapkan dan tingkatkan kesiapsiagaan untuk menciptakan suasana kondusif dan mudik yang aman dan nyaman. Momentum ini juga menjadi ajang penyambutan Visit Beautiful West Sumatera 2023," ujar Mahyeldi, Jumat 22 April 2022.

Kata dia, Pemprov telah menyiapkan hotline pengaduan, pos kesehatan dan perbaikan infrastruktur jalan untuk kenyamanan para pemudik.

Ia memastikan kondisi jalan dan jembatan aman untuk dilintasi para pemudik. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Komisi V DPR RI untuk persiapan infrastruktur jalan dan jembatan tersebut.

"Saya sudah perintahkan dinas terkait untuk memeriksa keamanan jalan dan jembatan," ujarnya.

Load More