Ranah- Puncak arus mudik di Sumatera Barat (Sumbar), diperkirakan akan terjadi pada H-3 Lebaran 2022 atau tepatnya Jumat 29 April 2022.
Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa Putra mengatakan, sebanyak 4.592 personel gabungan telah disiapkan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2022. Personel gabungan terdiri dari unsur Polri, TNI dan pemerintah daerah.
"Puncak mudik biasanya mengacu pada tahun sebelumnya. Biasanya H-3. Kita akan terapkan skema contraflow," ujar Irjen Teddy usai apel gabungan Operasi Ketupat Singgalang Jumat (22/4/2022).
Operasi Ketupat Singgalang akan berlangsung pada 28 April-9 Mei 2022. Sebanyak 89 pos pengamanan dan pelayanan kan didirikan.
Kata Teddy, 54 pos pengamanan didirikan untuk mengantisipasi gangguan yang terjadi selama mudik. Sedangkan 34 pos pelayanan bisa dimanfaatkan pemudik untuk istirahat.
Ia meminta pada pemudik untuk mematuhi peraturan berkendara dan lalu lintas. Jangan ugal-ugalan dan kalau lelah berhenti.
"Tidak perlu ngebut yang penting sampai di kampung dengan selamat. Menikmati perjalanan dengan nyaman," ujarnya.
Gubernur Sumbar Mahyeldi memperkirakan, jumlah perantau yang pulang kampung pada lebaran tahun ini mencapai 1,8 juta orang.
"Mari kita persiapkan dan tingkatkan kesiapsiagaan untuk menciptakan suasana kondusif dan mudik yang aman dan nyaman. Momentum ini juga menjadi ajang penyambutan Visit Beautiful West Sumatera 2023," ujar Mahyeldi, Jumat 22 April 2022.
Kata dia, Pemprov telah menyiapkan hotline pengaduan, pos kesehatan dan perbaikan infrastruktur jalan untuk kenyamanan para pemudik.
Ia memastikan kondisi jalan dan jembatan aman untuk dilintasi para pemudik. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Komisi V DPR RI untuk persiapan infrastruktur jalan dan jembatan tersebut.
"Saya sudah perintahkan dinas terkait untuk memeriksa keamanan jalan dan jembatan," ujarnya.
Berita Terkait
-
Mudik 2026 Lancar dan Aman, DPR Apresiasi Polri
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
-
Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal
-
Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF
-
Penerapan One Way Nasional Tahap Dua untuk Arus Balik Lebaran 2026
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Film Menolak Punah Ungkap Mikroplastik Pakaian Sudah Masuk ke Sperma hingga ASI
-
Inara Rusli Ganti Nama Jadi Inarasati, Warganet: yang Harus Diubah Itu Sikap!
-
KSAD Minta Keluarga Prajurit TNI yang Bertugas di Lebanon Tak Risau: Doakan Saja
-
Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Langit Lampung Membara: Misteri Cahaya Api yang Bikin Warga Teriak Rudal
-
Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL
-
Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat
-
Dandhy Laksono Kembali Bersuara Lewat Menolak Punah: Potensi Ledakan Penyakit Akibat Fashion Modern
-
Persiapan Bagus, Imran Nahumarury Pastikan Semen Padang Siap Hadapi Persib
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga