/
Sabtu, 23 April 2022 | 20:00 WIB
canva.com

4. Malam Ganjil di 10 Hari Terakhir Ramadan

Malam Lailatul Qadar terjadi pada 10 hari terakhir pada tanggal ganjil di bulan Ramadan. Artinya malam yang mulia ini terjadi pada malam ke-21, 23, 25, 27 dan 29.

Ibnu Hajar al Asqalani menyebutkan bahwa malam lailatul qadar terjadi pada tanggal ganjil antara tanggal 21 dan 23.

Sementara itu sebagian ulama menyebutkan lailatul qadar pada 27 Ramadan. Meski demikian tidak ada satupun orang yang tahu kapan pastinya malam lailatul qadar.

Ibnu Hajar al Asqalani dalam Fathul Bari menyatakan bahwa hikmah tidak diberitahukannya waktu malam lailatul qadar adalah untuk memotivasi umat Islam agar bersungguh-sungguh melakukan ibadahnya.

Sementara itu, cara Rasulullah menyambut lailatul qadar yang bisa kita terapkan di 10 hari terakhir Ramadan yaitu.

1. Melakukan Iktikaf

Iktikaf adalah berhenti (berdiam) di dalam masjid dengan syarat-syarat tertentu dengan niat semata-mata beribadah hanya untuk Allah SWT.

Iktikaf merupakan momen untuk lebih mendekatkan diri pada Allah SWT dengan melakukan serangkaian ibadah.

Ada beberapa syarat untuk sahnya iktikaf, antara lain beragam Islam, sudah baligh, dilaksanakan di masjid (baik masjid jami’ maupun masjid biasa), dan memiliki niat iktikaf. 

2. Membaca Alquran

Dengan niat beribadah hanya pada Allah SWT, membaca Alquran bisa mendatangkan pahala yang berlipat ganda di malam-malam sepertiga terakhir bulan Ramadan.

Apalagi bila disertai dengan meresapi arti dan makna dari setiap ayat yang dibaca, kita bisa lebih khusyuk lagi dalam menunaikan amalan ini.

3. Memperbanyak Doa

Perbanyak doa di malam-malam sepertiga terakhir bulan Ramadan untuk meningkatkan peluang meraih kemuliaan malam lailatul qadar.

Rasulullah SAW memerintah Ummul Mukminin Aisyah untuk berdoa di malam-malam itu. Aisyah berkata,

“Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku ketepatan mendapatkan malam lailatul qodar, apa yang harus aku ucapkan?”, beliau menjawab: “Ucapkanlah; Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anna”.

Artinya, “(Ya Allah, sesungguhnya Engkau maha pemaaf mencintai kemaafan, maka maafkanlah aku).” (HR. Ibnu Majah, yang dishahihkan oleh Al Albani).

4. Menunaikan Salat Malam

Setelah salat tarawih dan tadarusan, kita bisa tidur terlebih dahulu. Lalu saat tengah malam atau menjelang sahur kita bangun untuk menunaikan salat malam.

Dengan menunaikan ibadah salat malam ini, maka peluang untuk mendapat malam lailatul qadar juga akan meningkat. Fokuskan ibadah untuk mendekatkan diri pada Allah SWT.

5. Perbanyak Taubat

Manusia tak pernah luput dari yang namanya salah dan dosa. Di saat masih ada waktu di sepertiga terakhir Ramadan, isi malam-malam dengan memperbanyak taubat dan permohonan ampun.

Kalau bertepatan dengan malam lailatul qadar, berkahnya akan sangat luar biasa.

Load More