/
Sabtu, 23 April 2022 | 11:42 WIB
Foto: Hendra

Arus musim mudik di kawasan Sumatra Barat berpotensi diwarnai hujan ringan hingga lebat. Sebab itu, pemudik mesti punya kewaspadaan melewati beberapa titik yang dinilai rawan longsor.

Kepolisian Daerah Sumatra Barat memetakan ada 4 titik rawan bencana alam, hal yang lantas menjadi prioritas pengamanan selama musim mudik 2022. Keempat titik itu adalah yakni Jalan Padang Solok tepatnya di Panorama KM 28. Lalu, jalan umum di Bukit Tambun Tulang Malibo Anai.

Seterusnya, KM 12 di Bukit Pulai Kabupaten Pesisir Selatan. Dan titik prioritas ke empat yakni Kelok 44 Maninjau KM 141.

Titik-titik ini memang punya riwayat longsor bila hujan lebat terjadi. Terlebih, pada musim arus mudik, jalur ini cukup padat dilewati kendaraan.

Selama Operasi Ketupat Singgalang 2022, Polda Sumbar bakal melibatkan 2.342 personel. Mereka didistribusikan untuk seluruh daerah di wilayah hukum Polda Sumbar.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto mengatakan, operasi akan dimulai 28 April hingga 9 Mei 2022. Menurutnya, fokus pengamanan, salah satunya lokasi rawan bencana alam.

Selain lokasi rawan bencana yang menjadi titik prioritas PAM, Polda mencatat 65 lokasi rawan longsor di Sumbar. Lokasi rawan banjir, terpetakan di 37 lokasi.

Polda juga memetakan 59 lokasi rawan kecelakaan, serta rawan kemacetan. Demi menjaga kondusifnya perayaan Idul Fitri, Polda Sumbar menetapkan titik-titik prioritas PAM. 

Diketahui, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Minangkabau Kabupaten Padang Pariaman memprakirakan akan terjadi hujan berpotensi ringan hingga lebat di berbagai wilayah Sumbar selama musim mudik.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun BMKG Minangkabau, Yudha Nugraha mengatakan hujan masih akan terjadi di sejumlah kabupaten kota dari pagi hingga malam hari.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa Putra mengatakan, sebanyak 4.592 personel gabungan telah disiapkan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2022. Personel gabungan terdiri dari unsur Polri, TNI dan pemerintah daerah.

"Puncak mudik biasanya mengacu pada tahun sebelumnya. Biasanya H-3. Kita akan terapkan skema contraflow," ujar Irjen Teddy usai apel gabungan Operasi Ketupat Singgalang Jumat (22/4/2022).

Operasi Ketupat Singgalang akan berlangsung pada 28 April-9 Mei 2022. Sebanyak 89 pos pengamanan dan pelayanan kan didirikan.

Kata Teddy, 54 pos pengamanan didirikan untuk mengantisipasi gangguan yang terjadi selama mudik. Sedangkan 34 pos pelayanan bisa dimanfaatkan pemudik untuk istirahat.

Ia meminta pada pemudik untuk mematuhi peraturan berkendara dan lalu lintas. Jangan ugal-ugalan dan kalau lelah berhenti.

Load More