RanahSuara- Dua Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Sumatra Barat resmi berubah menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Dengan perubahan ini, jumlah UIN di Sumbar menjadi 3.
Perubahan IAIN ke UIN ini resmi berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres). Dua IAIN itu adalah IAIN Bukittinggi dan IAIN Batusangkar.
IAIN Bukittinggi resmi berubah menjadi UIN Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi, berdasarkan Perpres Nomor 85 Tahun 2022.
Sedangkan IAIN Batusangkat berubah menjadi UIN Mahmud Yunus Batusangkat. Perubahan berdasarkan Perpres Nomor 84 Tahun 2022 tentang Universitas Islam Negeri UIN Mahmud Yunus Batusangkar tertanggal 8 Juni 2022.
Dengan perubahan status tersebut, jumlah UIN di Sumbar menjadi 3. Sebelumnya Sumbar sudah memiliki UIN Imam Bonjol yang terletak di Padang sejak 2017.
Profil IAIN Batusangkar
IAIN Batusangkar berdiri berdasarkan 3 aspek, yaitu Batusangkar sebagai pusat kerajaan Pagaruyung, Batusangkar sebagai cikal bakal perkembangan perguruan tinggi di Sumbar dan alih status Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol menjadi STAIN Batusangkar pada 1997.
Pada akhir 2015, STAIN Batusangkar resmi berubah menjadi IAIN Batusangkar melalui Perpres No 147 tahun 2015 tertanggal 23 Desember 2015.
IAIN Batusangkar memiliki 4 fakultas, yaitu Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dengan 11 jurusan. Fakultas Syariah dengan 3 jurusan dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan 7 jurusan.
Kemudian, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah dengan 7 jurusan. IAIN Batusangkar juga memiliki Program Pascasarjana dengan 6 jurusan.
Profil IAIN Bukittinggi
IAIN ini awalnya bernama STAIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Pada 2014 berubah menjadi IAIN Bukittinggi Perpres No 181 Tahun 2014.
IAIN Bukittinggi memiliki 4 fakultas, yaitu Fakultas Syariah dengan 4 jurusan, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dengan 6 jurusan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan 6 jurusan strata 1 dan 1 program D3. Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah dengan 6 jurusan. Sedangkan program pascasarjana dengan 5 program magister, 1 program doktoral.
Berita Terkait
-
Pesona Air Terjun Lembah Anai, Sambut Wisatawan di Jalur Padang Bukittinggi
-
Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit
-
Peran Krusial BRI dalam Menggerakkan Ekosistem Kampus UIN Alauddin
-
Amankan Gedung SMA-SMK Triguna Utama, UIN Syahid Jakarta Selamatkan Aset Negara
-
Femisida dan Pergeseran Narasi dalam Kasus UIN Suska
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Pelatih Ganda Putra Indonesia Pasang Target Juara di Indonesia Open 2026
-
Putih Lawan Hitam
-
Ulasan Novel Rencana Besar, Misteri Hilangnya Uang Rp 17 Miliar
-
ShopeePay Hadirkan Transfer Gratis ke Semua Bank, Bebas Biaya Admin dan Tarik Tunai
-
Thalita Ramadhan Akui Fisik Jadi Sebab Kekalahan atas Wakil India di Malaysia Masters 2026
-
Devisa Hasil Ekspor SDA Wajib Ditempatkan di Bank Himbara, Ini Skemanya
-
Kejutan! Leo/Daniel Tersingkir di Babak Pertama Malaysia Masters 2026
-
Ketum PRIMA Nilai Pidato Presiden Tegaskan Arah Baru Pembangunan Nasional Berbasis Ekonomi Pancasila
-
BRI Insurance dan PNM Gelar Edukasi Literasi Asuransi, Dukung Ketahanan Finansial UMKM
-
Dipanggil ke Skuad Piala Dunia 2026, Neymar Harus Patuhi 3 Tuntutan dari Carlo Ancelotti