- Ditlantas Polda Sumbar mengonfirmasi video viral rombongan politikus Arteria Dahlan yang berhenti di tikungan ekstrem Sitinjau Lauik pekan lalu.
- Kepolisian menyatakan aksi berhenti tersebut hanya berlangsung singkat selama satu menit sehingga tidak menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.
- Tindakan berhenti di lokasi tersebut merupakan kebiasaan pengendara untuk memberikan tali asih kepada sukarelawan pengatur lalu lintas setempat.
Suara.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat mengonfirmasi kebenaran rekaman video viral yang memperlihatkan rombongan politikus PDI Perjuangan (PDIP), Arteria Dahlan, berhenti di tikungan ekstrem Sitinjau Lauik.
Namun, kepolisian menegaskan insiden tersebut tidak menyebabkan kemacetan yang berkepanjangan.
Dirlantas Polda Sumbar Kombes M. Chairul, menjelaskan bahwa peristiwa dalam video tersebut terjadi sekitar satu minggu yang lalu.
“Itu video 1 minggu yang lalu bukan hari ini,” ujar Chairul saat dikonfirmasi, Senin (13/4/2026).
Menanggapi keluhan publik mengenai dampak kemacetan, Chairul menyatakan bahwa rombongan tersebut hanya berhenti dalam waktu singkat.
Menurut berdasar pemantauan kepolisian, antrean kendaraan yang sempat terjadi di lokasi tersebut juga hanya berdurasi sekitar satu menit.
“Sekira 1 menit dan tidak panjang,” ungkapnya.
Chairul juga menambahkan bahwa tindakan berhenti di tikungan Sitinjau Lauik merupakan hal yang sering dilakukan oleh para pengendara lain. Hal itu umumnya dilakukan untuk memberikan tali asih atau bantuan kepada sukarelawan pengatur lalu lintas yang bertugas di tikungan tajam tersebut.
“Di situ masyarakat biasa berhenti untuk memberi bingkisan tali asih kepada sukarelawan pengatur lalu lintas yang bertugas di tikungan tersebut. Ya biasanya begitu. Pengendara singgah sebentar di situ,” paparnya.
Baca Juga: Sopir Bajaj di Tanah Abang Diperas Preman Rp100 Ribu per Hari, Kaca Dipecah Jika Tak Bayar
Sebelumnya, video rombongan Arteria Dahlan yang dikawal oleh satu mobil Patroli Pengawal (Patwal) viral setelah diunggah ke berbagai platform media sosial. Dalam rekaman tersebut, rombongan terlihat turun dari kendaraan untuk melakukan sesi foto bersama tepat di tengah tikungan menanjak.
Aksi tersebut sempat membuat sejumlah kendaraan, termasuk truk bermuatan besar, terhenti di belakang rombongan karena sempitnya ruang gerak di tikungan maut tersebut.
Meski kepolisian menyebut hal itu sebagai praktik lumrah, video tersebut tetap memicu perbincangan luas terkait faktor keselamatan lalu lintas di area rawan kecelakaan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung