RanahSuara - Harga cabai di Pasar Batusangkar, Tanah Datar, Sumatera Barat melambung tinggi. Naiknya harga disebabkan musim panas yang menyebabkan sebagian petani mengalami penurunan jumlah panen.
Riko (30), salah seorang pedagang cabai merah mengatakan kenaikan harga ini sangat drastis,ini dipicu karena musim panas yang menjadikan hasil tani mengalami penurunan. Sehingga pengiriman cabai dari petani kepada penjual menjadi sedikit.
“Harago lado kini tinggi, yang biasonyo Rp. 30.000sampai Rp. 35.000/kg kini lah naiak ka haragoRp. 75.000sampai Rp. 80.000/ kg. Ditambah salamo saminggu ko harago lado taruih naiak.” ujar Riko, tempo hari.
Dengan kenaikan harga yang tinggi ini tak menjadikan penjual cabai sepi pengunjung. Karena cabai termasuk salah satu kebutuhan pokok dapur harian, sehingga tetap dibeli oleh konsumen.
“Walau tinggi bana harago lado tetap juo dibalinyo, namonyo urang Minang, kalau makan indak balado ndak taraso makan. Paliang dikurangi ajo jumlah balinyo, biasonyo 1,5 kg kini ½ kg (meski harga cabai tinggi, tetap juga dibeli. Sebab, bagi orang Minang kalau makan itu yah mesti pakai cabai. Paling jumlah pembelian saja dikurangi),” ujar Fitri, salah seorang pembeli cabai di pasar Batusangkar.
Masyarakat sangat berharap agar seluruh kenaikan harga yang terjadi saat ini bisa segera normal kembali. Sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya. (notas)
Berita Terkait
-
Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Merah Naik, Beras Premium Masih Bertahan Tinggi
-
BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota
-
Beras Murah Naik Tajam, Harga Minyakita dan Cabai Bikin Emak-Emak Menjerit
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga
-
Cari Selamat? Guardiola Tinggalkan Manchester City di Tengah 115 Dakwaan Finansial
-
Daftar Saldo Minimal Tabungan BRI Terbaru: Mulai dari Rp5 Ribu Saja!
-
Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM
-
Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS
-
Purbaya Buka Suara Rupiah Anjlok ke Rp 17.600: Belum Resesi, Nggak Usah Khawatir
-
Pertamina EP Temukan Potensi Migas Baru di Muara Enim, Produksinya Tembus Ribuan Barel
-
Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan
-
Mencuri Raden Saleh: Ketika Anak Muda Nekat Merampok Istana Negara
-
Skuad Timnas Kroasia di Piala Dunia 2026: Gelandang Veteran Masih Diandalkan