Bisnis / Makro
Senin, 18 Mei 2026 | 10:23 WIB
Minyak goreng Minyakita yang dijualkan di Pasar. [Antara/Luthfia Miranda Putri]
Baca 10 detik
  • Harga pangan nasional di pasar tradisional seluruh Indonesia kembali melonjak pada perdagangan Senin, 18 Mei 2026.
  • Komoditas beras kualitas bawah, berbagai jenis cabai, minyak goreng, serta daging sapi mengalami kenaikan harga signifikan.
  • Daging ayam, telur ayam, beras super, bawang putih, dan gula premium mencatatkan penurunan harga di pasaran.

Suara.com - Harga pangan nasional kembali bergerak naik pada perdagangan Senin (18/5/2026). Data Panel Harga Pangan Bank Indonesia (BI) yang dilihat melalui situs bi.go.id/hargapangan pukul 10.04 WIB menunjukkan lonjakan paling mencolok terjadi pada beras kualitas bawah, cabai, hingga minyak goreng kemasan sederhana.

Berdasarkan data rata-rata nasional pasar tradisional seluruh provinsi, beras kualitas bawah I naik 5,15 persen atau Rp750 menjadi Rp15.300 per kilogram. Sementara beras kualitas bawah II ikut naik 2,41 persen atau Rp350 ke level Rp14.900 per kilogram.

Kenaikan ini menandakan tekanan di segmen beras murah yang selama ini menjadi pilihan utama masyarakat berpenghasilan rendah mulai semakin berat.

Di saat harga beras bawah naik tajam, beras kualitas medium I dan II juga kompak meningkat masing-masing menjadi Rp16.350 per kilogram.

Beras kualitas medium I tercatat naik 1,24 persen atau Rp200, sedangkan medium II naik 2,19 persen atau Rp350.

Di sisi lain, beras kualitas super I justru turun 1,44 persen ke Rp17.150 per kilogram, sementara super II turun tipis 0,89 persen menjadi Rp16.750 per kilogram.

Ilustrasi beras. [Ist]

Tak hanya beras, kelompok cabai kembali menunjukkan gejolak harga signifikan. Cabai rawit merah tercatat sebagai komoditas dengan kenaikan paling tajam, melonjak 14,56 persen atau Rp9.855 menjadi Rp77.500 per kilogram.

Cabai merah besar naik 4,53 persen ke Rp56.550 per kilogram, cabai merah keriting naik 2,8 persen menjadi Rp53.300 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau juga meningkat 2,57 persen ke Rp51.850 per kilogram.

Tekanan harga juga terjadi pada minyak goreng. Minyak goreng curah naik 3,65 persen atau Rp750 menjadi Rp21.300 per kilogram.

Baca Juga: Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Sementara minyak goreng kemasan bermerek I naik 2,31 persen menjadi Rp24.400 per kilogram, dan kemasan bermerek II naik 2,61 persen menjadi Rp23.600 per kilogram.

Kenaikan harga minyak goreng ini memperlihatkan bahwa biaya kebutuhan dapur rumah tangga masih belum stabil, bahkan ketika sejumlah komoditas protein mulai melandai.

Daging sapi kualitas 1 misalnya naik 1,89 persen menjadi Rp150.600 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas 2 naik 2,8 persen menjadi Rp143.150 per kilogram.

Sebaliknya, daging ayam ras segar turun 0,52 persen menjadi Rp38.500 per kilogram dan telur ayam ras segar turun 1,29 persen ke Rp30.600 per kilogram, memberi sedikit ruang bernapas bagi konsumen.

Untuk komoditas bumbu dapur, bawang merah ukuran sedang tercatat naik tajam 6,06 persen atau Rp2.850 menjadi Rp49.850 per kilogram. Namun bawang putih ukuran sedang justru turun tipis 1,03 persen ke Rp38.600 per kilogram.

Di sisi gula, gula pasir lokal naik 0,78 persen menjadi Rp19.350 per kilogram, sementara gula pasir kualitas premium turun 0,25 persen ke Rp20.150 per kilogram.

Load More