Ranah.co.id - Polisi masih terus melakukan penyelidikan kasus kematian seorang perempuan tanpa identitas yang ditemukan di pinggir Jalan By Pass, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar).
Selain itu, autopsi terhadap jenazah telah dilakukan dan masih menunggu hasilnya. Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Dedy Adriansyah Putra mengungkapkan, autopsi dilakukan untuk menggali dan mencari tahu penyebab meninggalnya perempuan tersebut.
"Kemarin autopsi. Masih menunggu hasil autopsi, belum bisa kami simpulkan adanya dugaan kekerasan seksual," beber Dedy, Senin (12/12/2022).
Dedy menambahkan, bahwa dugaan kematian perempuan ini masih misterius. Apakah merupakan korban tabrak lari atau dibunuh.
"Dugaan bisa tabrak lagi dan dibunuh, bisa saja ke sana arahnya. Di lokasi sepi, tidak ada CCTV. Kami sudah cek, CCTV yang mengarah ke jalan tidak ada," ujarnya.
Dari hasil visum luar, terang Dedy, terdapat bekas luka diduga diseret. Sampai saat ini, identitas dan keluarga jenazah perempuan masih belum diketahui.
"Sampai saat ini belum ada laporan ada warga yang merasa kehilangan, kami sudah sebar informasi ciri-ciri jenazah," ucapnya.
Selain itu kata Dedy, dalam kasus ini pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Disdukcapil. Dari pemeriksaan sidik jari, data jenazah juga tidak diketahui.
Dedy berpendapat, kemungkinan perempuan ini belum memiliki identitas berupa KTP. Maka dari itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk proses pemakaman apabila keluarga tidak kunjung diketahui.
Baca Juga: Diperiksa KPK Sekitar Tiga Jam, Sekretaris MA Hasbi Hasan: Kalau Materi Nanti Saja, Nanti Diplintir!
"Kami sudah periksa sidik jari, sudah kerja sama dengan INAFIS Polda dan Disdukcapil, tidak ditemukan data perempuan ini mulai dari alat yang kami miliki hingga Disdukcapil," katanya.
Ia mengharapkan dalam waktu dekat keluarga jenazah dapat diketahui. Ia mengimbau kepada warga, jika merasa kehilangan saudara dapat melapor ke polsek terdekat.
"Kami masih berharap dengan informasi yang kami sebarkan bisa sampai ke warga yang merasa kehilangan sanak saudara," harapnya.
Diketahui, ciri-ciri terhadap jenazah perempuan diperkirakan berusia kurang lebih 15 tahun. Saat ditemukan tergeletak di pinggir jalan, jenazah memakai baju kaos bertuliskan "I Love".
Untuk rambut memiliki panjang sebahu dan ikal. Kemudian muka oval, hidung pesek, kulit sawo matang, tinggi badan 155 centimeter.
Selain itu, terdapat bekas luka cacar pada kaki kiri dan kanan serta pada lutut kanan terdapat bekas keloid. Polisi meminta apabila warga merasa kehilangan saudara dapat mendatangi kantor kepolisian terdekat. (Irwanda Saputra)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
KAI Modernisasi Kereta Makan, 17 Unit M1 Hasil Modifikasi Telah Beroperasi
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Perkuat Intermediasi Perbankan, BRI Optimalkan Dana SAL bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
BRI Apresiasi Kepercayaan Pemerintah, Likuiditas Menguat untuk Dukung UMKM dan Sektor Riil
-
PTBA Resmikan Pusat Pembibitan Mangrove NUSA di Pasir Sakti, Perkuat Rehabilitasi Pesisir
-
Dana SAL Kembali Ditempatkan, BRI Siap Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Lewat Pembiayaan Produktif
-
BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi
-
Jangan Tunggu Air Seret, Ini 5 Cara Menghemat Air PDAM Saat Kemarau Melanda Sumsel
-
Menyusuri Lorong Qianmen Beijing, Kawasan Tua yang Andalkan Tradisi Musyawarah
-
Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?