Ranah.co.id - Seorang pelaku dugaan pengeroyokan terhadap Idris Sanur yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Relawan Rumah Gadang Anies Baswedan, berhasil ditangkap polisi.
Ps. Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi, AKP Fetrizal mengatakan, terduga pelaku yang berhasil ditangkap tersebut berjenis kelamin perempuan berinisial BRA (37). Terduga pelaku ditangkap ketika berada di Kota Padang.
"Terduga pelaku ikut melakukan pemukulan terhadap korban dengan handphone miliknya," ujar Fetrizal pada Kamis (5/1/2023).
Usai mengamankan terduga pelaku terang Fetrizal, pihaknya langsung membawanya ke Polresta Bukittinggi. Hingga saat ini sebutnya, terduga pelaku yang berhasil ditangkap tersebut masih dilakukan pemeriksaan.
"Kami masih menggali dan melacak keberadaan terduga pelaku lainnya. Terduga pelaku lainnya berinisial S," bebernya.
Fetrizal mengungkapkan bahwa kasus pengeroyokan ini tidak ada kaitannya dengan unsur politik, meskipun korban merupakan seorang ketua relawan.
"Dugaan sementara masalah hutang piutang," ucap Fetrizal.
Diketahui sebelumnya, Ketua DPP Relawan Rumah Gadang Anies Baswedan, Idris Sanur dikeroyok di kediamannya di Kelurahan Birugo, Kota Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar) pada Senin (2/1/2023).
Polisi menerima laporan dugaan penganiayaan tersebut dari istri korban dengan nomor laporan LP/B/1/I/2023/Polresta Bukittinggi tanggal 2 Januari 2023.
Baca Juga: Gerindra Yakin Partai di DPR Bisa Urun Pendapat ke MK, Sampaikan Tetap Proporsional Terbuka
Fetrizal mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, dugaan tindak pidana penganiayaan dilakukan secara bersama-sama. Korban dikeroyok hingga tidak sadarkan diri hingga dibawa ke rumah sakit. (Irwanda Saputra)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut