Ranah.co.id - Gunung Marapi di Sumatra Barat (Sumbar) telah mengalami erupsi hingga 57 kali sejak Sabtu (7/1/2023) sampai hari ini, Senin (9/1/2023) sekitar pukul 06.34 WIB.
Puluhan erupsi yang terjadi itu berdasarkan catatan Pos Pengamatan Gunungapi Marapi.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Marapi, Teguh Purnomo mengatakan, berdasarkan catatan, erupsi ke-57 terjadi dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 250 di atas puncak.
"Kolom abu teramati berwarna putih dengan intensitas tebal, condong ke arah timur dan tenggara," ujar Teguh dikutip dari kerangan tertulisnya, Senin (9/1/2023).
Menurut Teguh, erupsi yang terekam di eismogram dengan amplitudo maksimum 3.2 mm dan durasi kurang lebih satu menit satu detik.
"Saat ini Gunung Marapi masih berada pada status level II atau waspada. Masyarakat di sekitar Gunungapi Marapi dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunungapi Marapi pada radius tiga kilometer dari kawa atau puncak," ungkapnya.
Diketahui, pasca erupsi, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar juga telah menutup akses pendakian. Bahkan, para pendaki yang saat erupsi berada di atas gunung, juga sudah diarahkan untuk turun.
Berdasarkan catatan BKSDA dan Pos Pengamatan Gunungapi MARAPI, ada sekitar 164 pendaki yang sudah dipastikan turun dari puncak Marapi, dan dilaporkan tidak ada korban saat erupsi tersebut.
Baca Juga: Laporkan Ferry Irawan, Venna Melinda Serahkan Pakaian dan Handuk Berlumuran Darah ke Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Pakai Foto AI Buat Respons Laporan Warga: Pemprov DKI Berang, Oknum Disikat, Aturan Ketat Disiapkan
-
IHSG Ambruk di Senin Pagi, Bergerak ke Level 6.900
-
Daftar 7 Beasiswa untuk Mahasiswa Jalur SNBP, Peluang Kuliah Gratis Terbuka Lebar
-
Biar Ngampus Makin Stylish, Intip 4 Gaya Smart Casual ala Kim Jae Won
-
Trump Ancam Iran Hidup Menderita Jika Selat Hormuz Ditutup, Siapkan Serangan Besar
-
Harga Emas Bergejolak, Bank Mega Syariah Siapkan Strategi Ini
-
Tak Lagi Bergairah di Indonesia, Pinkan Mambo Incar Panggung Americans Got Talent dan Bayaran Rp2 M
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Nelayan Tradisional: Sulit Melaut Akibat Keterbatasan Alat
-
Pertamina Kerahkan 148 Kapal Distribusi BBM ke Daerah Pelosok
-
Serangan Israel di Jnah Beirut Tewaskan Warga hingga Iran Berhasil Tembak Jatuh Pesawat Militer AS