Ranah.co.id - Setelah dihebohkan kehadairan ajaran menyimpang bernama Bab Kesucian, warga Sulawsi Selatan (Sulsel) kembali digemparkan adanya dugaan aliran sesat Hakikinya Hakiki.
Sekretaris MUI Sulsel, Muammar Bakry mengatakan, aliran sesat itu diketahui setelah adaya warga menanyakan persoalan itu melalui rubrik tanya MUI.
Dijelaskan Muammar, penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh aliran Hakikinya Hakiki di antaranya, rukun iman ada 13, sedangkan di dalam Islam yang kita kenal itu ada enam dan hal ini tidak substansif serta melanggar akidah.
"Juga adanya jaminan masuk surga dari karaengnya atau pimpinan aliran tersebut. Sebab (masuk surga) itu tidak ada seorangpun yang bisa menjamin," ujar Muammar dikutip dari situs resmi MUI, Senin (9/1/2023).
Bahkan, lanjut Muammar, mereka juga mengaku pernah bertemu Allah. "Poin inilah yang paling meresahkan sebab Allah itu adalah zat yang gaib," ucapnya.
"Pengakuan haji juga bisa diperoleh lewat gurunya tanpa melakukan rangkaian ibadah haji di Makah. Niat salat mereka juga bertentangan dengan ajaran Islam yang disepakati oleh jumhur ulama, sehingga mempunyai niat yang bermacam-macam," paparnya.
Jadi, sebut Muammar, berdasarkan poin-poin yang telah disebutkan di atas, maka Majelis Ulama Indonesia Kota Makassar mengeluarkan maklumatnya dan menetapkan bahwa aliran Hakikinya Hakiki itu sesat dan melakukan koordinasi untuk memberikan pembinaan terhadap para pengikutnya.
Diketahui, berdasarkan data MUI, aliran-aliran sesat yang ada di Makassar, Gowa dan sekitarnya, sudah cukup banyak, seperti di Gowa sudah beberapa aliran yang telah ditetapkan juga keharamannya, di mana aliran-aliran ini menjanjikan surga bagi para pengikutnya dan juga adanya penghapusan dosa.
Baca Juga: Venna Melinda Polisikan Ferry Irawan, Nathalie Holscher Dituding Cari Cuan dari Masalah Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Telan Satu Korban Jiwa, BPBD Imbau Warga Waspada Potensi Longsor Susulan di Sungai Landia Agam
-
7 HP Samsung Harga Rp3 Jutaan, Spek Nggak Kaleng-Kaleng!
-
Bedah Buku 'Muslim Ahmadiyah dan Indonesia' di UKDW Yogyakarta: Bukti Resiliensi dan Cinta Tanah Air
-
Detik-detik Mengerikan Bang Tigor Siram Istri Dengan Air Keras
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United