/
Sabtu, 04 Maret 2023 | 10:23 WIB
Ilustrasi Depo Pertamina. (Pertamina)

Ranah.co.id - Kebakaran melanda Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) milik Pertamina atau Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, pada Jumat (3/3/2023). 

PT. Pertamina (Persero) memprioritaskan pemadaman api dan evakuasi warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengungkapkan bahwa untuk menangani kejadian di Depo Pertamina Plumpang, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan pihak terkait.

Ia pun mengucapkan keprihatinan dan permohonan maaf atas kejadian ini serta akan memberikan penanganan yang terbaik.

"Pertamina akan memberikan penanganan yang terbaik bagi masyarakat terdampak," ujar Nicke dikutip dari Hops.ID pada Sabtu (4/3/2023).

Nicke mengatakan, Pertamina telah membentuk tim gabungan dengan PT. Pertamina Patra Niaga, fungsi terkait, serta aparat penegak hukum.

Hal ini dimaksudkan guna menginvestigasi penyebab terjadinya insiden tadi malam di Depo Pertamina Plumpang.

Nicke juga menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi dan merefleksi menyeluruh di internal agar tidak terulang kembali kejadian yang serupa.

"Kami akan melakukan evaluasi dan merefleksi menyeluruh di internal demi menghindari kejadian serupa terulang," ucapnya.

Baca Juga: Depo BBM Plumpang Kembali Meledak, DPR Desak Pertamina Benahi SOP Pengamanan

Selain itu, Pertamina memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) akan tetap aman dengan adanya back up supply dari terminal terdekat.

Back up supply tersebut dipasok dari terminal terdekat, yakni TBBM Tanjung Gerem, TBBM Cikampek, serta TBBM Ujung Berung.

Pasokan BBM juga diamankan melalui dukungan dari Kilang Cilacap serta Balongan yang disalurkan melalui laut menuju TBBM Tanjung Priok.

Load More