Suara.com - Muslim yang sudah aqil baligh diwajibkan untuk berpuasa pada bulan Ramadhan, jika tidak berpuasa maka wajib untuk menggantinya (qadha). Lantas, kapan harus menggantinya? Dan apa saja hari yang dilarang untuk mengganti puasa Ramadhan? Berikut ulasannya.
Diketahui, mengganti puasa Ramadhan hukumnya wajib sejumlah dengan puasa yang ditinggalkan. Hal ini tertuang dalam Surat Al-Baqarah ayat 184 yang bunyi ayatnya sebagai berikut:
... فَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ...
Artinya: "Maka, siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang dia tidak berpasa itu) pada hari-hari yang lain."
Sejumlah ulama menyebutkan bahwa mengganti puasa Ramadhan harus disegerakan jika tidak berhalangan. Meski demikian, mengganti puasa Ramadhan juga perlu mengetahui hari-hari yang dilarang untuk berpuasa.
Lantas, apa saja hari yang dilarang untuk mengganti puasa Ramadhan? Nah untuk selengkapnya, simak berikut ini penjelasannya lengkap dengan informasi batas terakhir ganti qadha Ramadhan yang dilansir dari berbagai sumber.
1. Dua Hari Raya
Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha merupakan hari-hari yang dilarang untuk mengqadha puasa Ramadhan. Para ulama bahkan bersepakat bahwa mengganti puasa Ramadhan atau melakukan puasa sunnah pada dua hari Raya tersebut hukumnya haram.
Hal ini tercantum dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim berikut ini:
Baca Juga: Mudah Dihafal! Amalkan Lirik Sholawat Jibril Ini 100x untuk Rezeki Lancar
Dari Umar bin Khattab, ia berkata: "Ini adalah dua hari, di mana Rasulullah SAW telah melarag berpuasa padanya, yaitu hari berbukanya kalian dari puasa kalian dan hari yang lain di mana kalian memakan padanya ibadah kurban kalian." (HR Buhari dan Muslim)
2. Hari Tasyrik
Selain dua hari raya, umat Muslim juga dilarang berpuasa qadha Ramadhan pada hari tasyrik yaitu pada tangga; 11, 12, dan 13 Dzulhijah. Ini tercantum dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori berikut ini:
Dari Aisyah dan Abdullah bin Umar, berkata: "Tidak diberi kemudahan di hari-hari tasyrik untuk berpuasa kecuali bagi orang yang tidak mendapatkan hadi (hewan kurban di waktu haji)." (HR Bukhari)
3. Hari Jumat secara Khusus
Hari Jumat juga sebenarnya merupakan hari yang dilarang untuk mengganti puasa Ramadhan atau puasa sunnah. Namun jika sehari sebelumnya atau setelehnya berpuasa, maka hukumnya menjadi boleh puasa di hari Jumat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Nyai Hj. Hindun Susilowati, Sosok Pengasuh Ponpes Al Muayyad Solo Wafat
-
Update Besaran Zakat Fitrah 2026, Nominal Uang dan Beras
-
Doa Spesifik Hari Kelima Ramadan: Peningkatan Istighfar dan Kesalehan
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup