Suara.com - Setiap umat Islam diwajibkan untuk berpuasa Ramadhan selama sebulan penuh. Saat akan berpuasa, dianjurkan untuk membaca niatnya terlebih dulu. Adapun niat puasa Ramadhan 2024 bahasa jawa, arab, latin, artinya yaki sebagai berikut.
Diketahui bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh barokah dan keistimewaan. Setiap umat Islam yang melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan akan mendapatkan pahala melimpah. Salah satu ibadah yang diwajibkan yaitu berpuasa.
Kewajiban berpuasa di bulan Ramadhan ini tertuang dalam Alquran Surat Al Baqarah Ayat 183. Adapun bunyi ayatnya sebagai berikut:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ - ١٨٣
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa," (QS: Al Baqarah: 183)
Nah bagi yang akan melaksanakan puasa Ramadhan, maka harus membacanya niatnya terlebih dulu. Untuk lebih jelasnya, simak berkut ini bacaan niat puasa Ramadhan 2024 bahasa jawa, arab, latin, artinya lengkap dengan waktu dibacanya.
Niat Puasa Ramadhan 2024 Bahasa Jawa, Arab, Latin, Artinya
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Latin: "Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardi ramadhana hadzihis sanati lillahi ta'ala."
Baca Juga: Amalkan Surat Shad Ayat 54 di Bulan Ramadhan 2024, Rahasia Rezeki Lancar Jaya!
Artinya (Bahasa Jawa): "Niat ingsun puoso dino ngesuk saking anekani ferdhune wulan Ramadhon taun iki kerono Allah Ta'ala".
Artinya (Bahasa Indonesia): Saya berniat puasa esok hari sebagai pelaksanaan puasa wajib di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala."
Untuk membaca niat puasa Ramadhan ini harus dibaca pada waktu malam hari, bisa setelah shalat tarawih, sebelum tidur pada malam hari, atau saat santap sahur. Jika niat puasa Ramadhan dilakukan usai fajar terbit, maka hukum puasanya tidak sah.
Hal ini tertuang dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majjah berikut ini:
مَنْ لَمْ يُبَيِّتِ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَحْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ
Artinya: "Siapa saja yang tidak berniat puasa pada malam hari sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya." (Imam Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majjah)
Berita Terkait
-
Link Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2024 Kemenag Full Sebulan Se-Indonesia
-
Apa Hukum Sholat Tarawih Sendiri Bagi Wanita? Ikuti Tata Cara Khusus Ini
-
Bacaan Doa Setelah Sholat Tarawih dan Witir: Arab, Latin, Dan Artinya
-
Amalkan Surat Shad Ayat 54 di Bulan Ramadhan 2024, Rahasia Rezeki Lancar Jaya!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Nyai Hj. Hindun Susilowati, Sosok Pengasuh Ponpes Al Muayyad Solo Wafat
-
Update Besaran Zakat Fitrah 2026, Nominal Uang dan Beras
-
Doa Spesifik Hari Kelima Ramadan: Peningkatan Istighfar dan Kesalehan
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup