Suara.com - Melaksanakan ibadah puasa artinya menahan diri dari lapar dan haus dari mulai imsak hingga bedug maghrib. Lantas bagaimana kira-kira hukum mencicipi makanan saat puasa? Berikut ini penjelasannya.
Diketahui, hukum melaksanakan ibadah puasa ada yang wajib dan ada yang sunnah. Untuk puasa wajib seperti puasa Ramadhan dan puasa qadha Ramadhan, untuk puasa sunnah seperti puasa senin kamis, puasa Dawud, puasa Syawal, dan puasa pada hari-hari tertentu lainnya.
Saat melaksanakan ibadah puasa, umat Islam diwajibkan untuk tidak makan dan minum hingga tiba bedug Maghrib. Namun bagaimana jika ingin mencicipi makanan bagi yang sedang memasak? Apa hukum mencicipi makanan saat puasa? Berikut penjelasannya.
Hukum dan Dalil Mencicipi Makanan Saat Puasa
Melansir dari laman resmi Kemenang, mencicipi makanan saat sedang berpuasa hukumnya boleh selama ada kebutuhan. Misal, para ibu-ibu yang ingin mengecek rasa masakannya untuk hidangan berbuka puasa keluarganya.
Meski demikian, pastikan saat mencicipi makanan tidak ada tujuan lain selain ingin mengecek rasa masakan, sebab meski tidak membatalkan puasa, hal tersebut hukumnya makruh. Terlebih lagi jika makannya sampai kekerongkongan.
Hal ini disampaikan oleh Syaikh Al-Syarqawai dalam kitabnya Hasyiyatusy Syarqawi 'ala Tuhfah Al-Thullab yang bunyinya sebagai berikut:
"Di antara perkara yang dimakruhkan saat berpuasa adalah mencicipi makanan karena dikhawatirkan makanan tersebut sampai ke tenggerokan. Dengan kata lain, khawatir dapat menjalankan makanan itu ke tenggorokan lantaran begitu dominannya syahwat. Kemakruhan itu sebenarnya terletak pada ketiadaan alasan atau hajat tertentu dari orang yang mengecap makanan itu. Adapun para juru masak, baik laki-laki maupun perempuan dan orang yang memiliki anak kecil yang berkepentingan mengobatinya, maka mencicipi makanan bagi keduanya tidak dimakruhkan. Mengecap masakan tidaklah makruh. Ini sebagaimana dikatakan oleh Imam Al-Zayyadi.
Ini juga tetuang dalam kitab Al-Sunan Al-Kubra. Dalam kitab tersebut, Imam Al-Baihaqi menyampaikan sebuah riwayat dari Ibnu Abbas bahwa hukumnya boleh mencicipi makanan asal tidak sampai kerongkongan.
Baca Juga: Cara Membuat Oralit di Rumah, Aman Dikonsumsi saat Puasa?
"Tidak masalah bagi seseorang untuk mencicipi makanan, baik makanan berupa cuka atau makanan lainnya, selama tidak masuk tenggorokannya dalam keadaan dia berpuasa, (HR Al-Baihaqi)."
Tips Mencicipi Makanan Saat Puasa Agar Tidak Batal
Nah agar tidak batal saat mencicipi makanan, ada tips yang bisa dilakukan. Melansir dari berbagai sumber, adapun tips yang bisa dilakukan yaitu bisa langsung kumur-kumur dengan air basa setelah mencicipi makanan.
Selain itu, ada juga tips lainnya yaitu dengan meletakkan makanan di ujung lidah, kemudian rasakan, setelah itu langsung dimuntahkan atau dikeluarkan. Pastikan makanan tersebut tidak ditelan sedikit pun.
Demikian ulasan mengenai hukum mencicipi makanan saat puasa lengkap dengan dalil dan tips mencicipi makanan saat puasa agar tidak batal. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Nyai Hj. Hindun Susilowati, Sosok Pengasuh Ponpes Al Muayyad Solo Wafat
-
Update Besaran Zakat Fitrah 2026, Nominal Uang dan Beras
-
Doa Spesifik Hari Kelima Ramadan: Peningkatan Istighfar dan Kesalehan
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup