Suara.com - Puasa di bulan Ramadan menjadi salah satu momen yang dinantikan umat muslim di dunia. Selain menjadi momen satu tahun sekali, berpuasa di bulan ramadan juga merupakan salah satu kewajiban bagi umat muslim.
Hal ini yang seringkali membuat dilema para ibu-ibu hamil di Indonesia. Bagaimana tidak, jauh di lubuk hatinya, mereka ingin ikut serta berpuasa, namun di sisi lain, dirinya saat mengkhawatirkan keadaann janinnya.
Dengan menahan tidak makan dan minum selama seharian penuh, si ibu khawatir jika janin yang ada di dalam kandungannya akan mendapatkan efek buruk.
Menurut penelitian terhadap ibu hamil, puasa ini masih bisa dilakukan oleh ibu hamil. Namun, dengan catatan kondisi tubuh ibu hamil, kandungan dan janin yang ada di dalamnya harus sehat.
Melansir dari laman Alodokter, berikut beberapa tips puasa bagi ibu hamil agar janin yang dikandungnya tetap sehat:
1. Hindari stress selama berpuasa
Menurut penelitian, Wanita hamil yang berpuasa memiliki hormon stress yang lebih tinggi, hal ini justru dapat berdampak buruk terhadap Kesehatan dirinya dan janin yang dikandungnya.
2. Hindari aktivitas berat
Sebaiknya ibu hamil yang berpuasa ini menghindari mengangkat beban berat hingga berjalan jauh. Sebaiknya, menghindari kegiatan rumah tangga yang melelahkan. Apabila sudah merasa Lelah, cobalah untuk relaks sejenak dan beristirahat.
Baca Juga: Awas! Nonton Drakor Selama Puasa Memang Boleh, tapi Bisa Jadi Dosa Kalau Lakukan Ini
3. Pintar memilih menu makanan saat sahur dan berbuka puasa
Pilihan makanan saat sahur dan berbuka sangat penting bagi ibu hamil. Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan serat, contohnya seperti gandum utuh, sayuran, dan buah kering.
4. Hindari Makanan Manis
Menghindari makanan manis ini penting bagi ibu hamil yang sedang berpuasa. Pasalnya, makanan manis ini dapat membuat kadar gula darah naik dan turun dengan cepat. Perubahan kadar gula darah yang terlalu cepat dapat menyebabkan lemas dan pusing.
5. Cukupi Kebutuhan Air Minum
Setiap hari setidaknya minum air putih sekitar 1,5-2 liter masing-masing pada saat sahur dan berbuka. Sebaiknya juga menghindari minum minuman berkafein, seperti teh dan kopi yang justru berisiko menyebabkan dehidrasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Nyai Hj. Hindun Susilowati, Sosok Pengasuh Ponpes Al Muayyad Solo Wafat
-
Update Besaran Zakat Fitrah 2026, Nominal Uang dan Beras
-
Doa Spesifik Hari Kelima Ramadan: Peningkatan Istighfar dan Kesalehan
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup