Suara.com - Menonton video dewasa merupakan topik yang seringkali menimbulkan kontroversi dalam kajian agama Islam, termasuk saat menjalani ibadah puasa Ramadhan. Tak sedikit orang bertanya-tanya, apakah menonton video dewasa membatalkan puasa?
Dalam agama Islam, ada penjelasan yang jelas terkait dengan hukum menonton konten dewasa, terutama dalam konteks sedang menjalani puasa Ramadhan.
Hukum Menonton Video Dewasa dalam Islam
Dalam ajaran Islam, menonton video dewasa secara tegas diharamkan. Menonton konten dewasa masuk dalam perkara zina mata. Hal ini diperkuat dengan banyaknya nash (dalil) yang menyatakan larangan terhadap perbuatan tersebut.
Nabi Muhammad SAW bersbda melalui riwayat Muslim berikut ini.
"Janganlah seorang lelaki melihat aurat lelaki lain. Janganlah pula seorang perempuan melihat aurat perempuan lain. Janganlah seorang lelaki berada dalam satu selimut dengan lelaki lain. Jangan lupa seorang perempuan berada satu selimut dengan perempuan lain." (HR. Muslim, no. 338)
Zina dalam bentuk apapun, termasuk menonton video dewasa, merupakan dosa besar yang harus dihindari oleh umat Islam.
Hukum Menonton Video Dewasa saat Puasa
Ketika menjalani ibadah puasa Ramadhan, umat Islam diwajibkan untuk menjaga segala bentuk perilaku yang dapat merusak atau membatalkan puasa. Menonton video dewasa saat puasa adalah tindakan yang dilarang dan tidak dianjurkan.
Meskipun secara langsung tidak membatalkan puasa, tindakan ini dapat mengurangi kualitas ibadah puasa dan mengarah pada perbuatan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama.
المني إذا خرج بالاستمناء أفطر وإن خرج بمجرد فكر ونظر بشهوة لم يفطر وإن خرج بمباشرة فيما دون الفرج أو لمس أو قبلة أفطر هذا هو المذهب وبه قال الجمهور
Artinya:
"Sperma jika keluar (ejakulasi) sebab onani, maka puasa seseorang batal. Tetapi jika mani keluar dengan semata-mata pikiran dan memandang dengan syahwat, maka puasanya tidak batal. Sedangkan ejakulasi sebab kontak fisik pada selain kemaluan, sentuhan, atau ciuman, maka puasanya batal. Ini pandangan mazhab Syafi'i. Demikian juga pandangan mayoritas ulama." (Imam An-Nawawi, Raudhatut Thalibin wa Umdatul Muftin, [Beirut, Darul Fikr: 2005 M/1425-1426 H], juz II, hal. 247).
Hukum Menonton Video Dewasa di Malam Ramadhan
Di bulan Ramadhan, menjalankan ibadah dengan sepenuh hati dan menjauhi segala bentuk maksiat adalah sangat penting. Meskipun menonton video dewasa pada malam hari secara teknis tidak membatalkan puasa, namun tindakan ini tetap tidak dianjurkan.
Selain dapat mengurangi kualitas ibadah, menonton konten dewasa pada bulan Ramadhan dapat mengurangi keberkahan dan kekhusyukan dalam menjalankan ibadah.
Apakah Menonton Film Dewasa Membuat Ibadah Tidak Diterima Selama 40 Hari?
Beredar kabar di masyarakat bahwa menonton film dewasa akan membuat ibadah tidak diterima selama 40 hari. Namun, klaim ini tidak memiliki dasar yang kuat dalam sumber-sumber ajaran Islam yang shahih.
Meskipun demikian, menonton film dewasa tetap diharamkan dalam Islam dan dapat mengurangi nilai ibadah seseorang jika tidak dihindari. Hal ini tertuang dalam hadis riwayat Ahmad no. 5372.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?
-
KH Abdul Muid Ahmad, Ulama Rendah Hati dari Ponpes Al Muayyad Wafat Hari Ini
-
Bacaan Surat Yasin Lengkap 83 Ayat, Latin, Terjemahan, dan Keutamaan Jantung Al-Qur'an
-
Tata Cara dan Niat Sholat Gerhana Bulan 7 September 2025 untuk Imam dan Makmum
-
Contoh Khutbah Jumat Tentang Maulid Nabi 2025 Versi Panjang dan Singkat
-
5 Contoh Kultum Maulid Nabi Muhammad SAW 2025 Berbagai Tema
-
Puasa Maulid Nabi Namanya Apa? Hukum Puasa di Hari Kelahiran Rasulullah