Namun, satu ciri khas hidangan Megibung di Kampung Islam Kepaon yang harus ada adalah sayur urap. Selain itu, tentunya nasi yang dialasi dengan nampan besar atau disebut dengan “nasi kapar”.
“Yang khas di sini Mamin di nasi kapar yang tidak boleh dilupakan adalah sayur urapnya, itu yang khas,” ujarnya.
“Sekarang lauknya sudah beda, kalau dulu tidak ada ayam, pasti daging. Karena itu masakan tradisional Kepaon, kita pakai Kedonting, ada masak merah. Sekarang sulit kita dapatkan itu. Karena cara membuat masakan itu cukup rumit, dari pagi sampai sore baru selesai,” tutur Padani.
Meski begitu, antusiasme masyarakat untuk mengikuti Megibung sangat besar. Setelah melakukan Sholat Maghrib bersama, mereka langsung mengambil posisi untuk megibung.
Tua dan muda semuanya menyatu dalam sebuah lingkaran yang mengitari nampan. Dengan lahapnya mereka menikmati hidangan sekaligus menuntaskan ibadah puasa mereka pada hari itu.
Meski mengalami perubahan, Padani sudah merasa senang dan bersyukur karena tradisi tersebut masih terus dilanjutkan. Tentunya, dia mengharapkan agar generasi muda Kampung Islam Kepaon saat ini bisa meneruskan tradisi yang mengakar itu.
“Yang jelas Megibung atau mamin itu tetap diadakan sampai saat ini, itu yang patut kita syukuri sampai sekarang ini,” pungkasnya.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Baca Juga: Lambungnya Luka, Olla Ramlan Belum Puasa Ramadan Sama Sekali
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nyai Hj. Hindun Susilowati, Sosok Pengasuh Ponpes Al Muayyad Solo Wafat
-
Update Besaran Zakat Fitrah 2026, Nominal Uang dan Beras
-
Doa Spesifik Hari Kelima Ramadan: Peningkatan Istighfar dan Kesalehan
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup