Suara.com - Selasa 9 April 2024 diperkirakan akan menjadi akhir bulan Ramadan 1445 Hijriah. Pemerintah dan Muhammadiyah pun akan merayakan lebaran bersamaan besok.
Menjelang detik-detik akhir ramadan 1445 Hijriah, hari ini. Umat muslim diimbau untuk duduk bersimpuh dan berdoa.
Doa bisa dipanjatkan kepada Allah SWT sesaat sebelum berbuka puasa. Pada akhir ramadan. Karena berdoa menjelang buka puasa sangat afdal.
Adapun doa yang disarankan untuk dipanjatkan menurut Ketua DKM Masjid Ar Raaid Kota Makassar Ustadz Muhammad Arif adalah:
1. Minta kepada Allah SWT agar semua amal ibadah puasa diterima
2. Minta ampun kepada Allah SWT agar segala dosa diampuni oleh Allah SWT. Karena celaka manusia yang melewati bulan ramadan, namun dosa-dosanya tidak diampuni oleh Allah SWT
3. Minta kepada Allah SWT agar dipertemukan kembali dengan Ramadan tahun depan
Mengutip dari website Wahdah Islamiyah, Az-Zarqani dalam Syarh Al-Muwatha’ menyatakan bahwa amalan akhir manusia itulah yang jadi penentu dan atas amalan itulah akan dibalas.
Siapa yang beramal jelek lalu beralih beramal baik, maka ia dinilai sebagai orang yang bertaubat.
Baca Juga: Jadi Simbol Perpisahan, Ini Makna Muwadda Ya Ramadan
Sebaliknya, siapa yang berpindah dari iman menjadi kufur, maka ia dianggap murtad.
Karena yang dianggap itu adalah akhir segala sesuatunya, maka dari itulah pada kesempatan-kesempatan ini kita berusaha semaksimal mungkin untuk kita pergunakan dengan sebaik-baiknya.
Kita berharap mudah-mudahan kita keluar dari bulan Ramadan dengan mendapatkan ampunan Allah subhanahu wa ta’ala.
Dahulu para Salaf al-Sholeh ketika Ramadan mendekati akhirnya, semakin bersungguh-sungguh untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Itulah tanda ahlul istiqomah, sebagaimana dikatakan oleh para ulama salaf terdahulu, “Ahlul istiqomah itu semakin mendekati akhir semakin bersungguh-sungguh, sedangkan orang yang tidak istiqomah tidaklah demikian.”
Kita ingin menjadi orang-orang yang istiqomah tentunya, yang setelah Ramadan pun kita terus melakukan amal ibadah.
Berupa membaca Al-Quran, berupa sholat malam, demikian pula puasa dan amal ibadah lainnya yang kita berusaha dan maksimalkan di bulan ini untuk melakukannya.
Sebelum kita mengakhiri Ramadan ini, jangan lupa sebuah kewajiban yang Allah wajibkan kepada umat Islam, yaitu zakat fitrah.
Sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Abbas, “Bahwa zakat fitrah itu penyuci untuk orang yang berpuasa dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia dan dari ucapan-ucapan yang tidak baik.”
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Doa Spesifik Hari Kelima Ramadan: Peningkatan Istighfar dan Kesalehan
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?