Suara.com - Baru-baru ini sejumlah WNI ditahan oleh Otoritas keamanan Arab Saudi karena hanya punya visa ziarah. Dengan adanya kasus ini, lantas bagaimana cara membedakan visa haji asli dan palsu? Berikut ini penjelasannya.
Diberitakan bahwa penahanan 37 WNI oleh Otoritas keamanan Arab Saudi ini dilakukan karena mereka berniat ingin berhaji namun hanya punya visa ziarah. Menurut keterangan Konjen RI Jeddah Yusron B. Ambarie, penahanan mereka dilakukan di Madinah pada hari Sabtu (1/6) waktu setempat.
Dengan adanya kasusnya seperti ini, penting untuk mengetahui perbedaan visa haji asli dan palsu. Lantas, bagaimana cara membedakan visa haji asli dan palsu? Nah untuk selengkapnya, berikut ini penjelasannya.
Cara Membedakan Visa Haji Asli dan Palsu
Untuk mengetahui perbedaan visa haji asli dan palsu ada beberapa cara yang perlu diperhatikan. Adapun cara membedakannya sebagai berikut:
- Untuk mengetahui visa haji yang digunakan asli atau palsu, coba cek nomor visa. Nomor visa haji asli terdiri diri 10 digit. Jika nomor visanya kurang atau lebih dari itu, maka itu bukan visa haji
- Cara berikutnya untuk mengetahui visa haji asli dan palsu yaitu dengan dari barcodenya. Visa haji asli akan langsung terbaca oleh sistem, sedangkan visa haji palsu susah terbaca oleh sistem.
- Perbedaan berikutnya yaitu terletak pada jumlah kolomnya.
- Adapun perbedaan lainnya dari visa haji asli dan palsu yaitu dari watermarknya. Pada visa haji asli terdapat water mark berupa potongan ayat Surat Al Hujurat Ayat 13 ditulis gaya "tsulusi" melingkar serta di tengah-tengahnya ada simbol kurma dan pedang.
- Perbeda lainnya penting untuk diketahui yaitu untuk visa haji orisinal menggunakan font "kufi" gaya kotak.
- Pada visa haji orisinal tidak ada kolom "entry type". Biasanya entry type ini dipakai untuk visa ziarah, visa kunjungan, visa bisnis, maupun visa wisata (siyahah) yang mana berupaka single entry/masuk sekali dan multiple entry/masuk beberapa kali
- Pada visa haji orisinil tidak terdapat kolom berisi "code"
- Pada visa haji orisinil tidak tidak terdapat kolom "Hajj Company" serta nama Muassasah.
- Pada visa haji orisinial tidak terdapat kolom "local services” dan "border number”
Demikian ulasan mengenai cara membedakan visa haji asli dan palsu agar tidak kembali terjadi penahanan terhadap WNI yang menggunakan visa haji palsu. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Tag
Berita Terkait
-
Gagal Berangkat Haji, Beda Nasib Baim Wong vs Raffi Ahmad Meski Sama-Sama Pakai Sistem Furoda
-
Gunakan Visa Palsu untuk Berhaji, 37 Warga dari Kota Makassar Ditangkap Polisi Arab Saudi
-
Cerita Witan Sulaeman Minta izin ke Shin Tae-Yong untuk Ibadah Haji
-
Sidang Dewan Hisbah PP Persis: Gagal Mabit di Mina Karena Kondisi Darurat, Ibadah Haji Sah
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere
-
Bukannya Jarah Isi Rumah, Pria di Bandar Lampung Ini Malah Angkut Pagar Milik Warga
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!
-
Muhammad Kiandra Ramadhipa Berbagi Inspirasi di Purwokerto Jelang AHDC 2026
-
Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut
-
Legislator PDIP Tantang Calon Hakim Agung Bereskan Kasus Terbengkalai dan Pangkas Birokrasi MA
-
2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka
-
Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan
-
Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia