Suara.com - Puasa di luar bulan Ramadhan atau disebut juga dengan puasa sunnah merupakan salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dengan melaksanakan puasa ini, maka seorang muslim bisa mendapatkan pahala dan keutamaan yang luar biasa. Pertanyaannya, bolehkah puasa di hari sabtu?
Seperti yang diketahui, saat ini umat Islam telah memasuki bulan Safar. Di mana bulan Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Hijriah setelah bulan Muharram. Nah, di bulan Safar ini umat Islam dianjurkan melakukan amalan sunnah, salah satunya puasa.
Terdapat beberapa jenis puasa sunnah yang bisa dikerjakan oleh muslim. Di antaranya yaitu puasa di hari Arafah, puasa di bulan Muharram, puasa Ayyamul Bidh, puasa Senin Kamis, dan lainya. Nah, mungkin tidak sedikit dari umat muslim yang memiliki keraguan jika melaksanakan puasa di hari Sabtu apalagi di bulan Safar.
Hukum Puasa Sunnah di Hari Sabtu
Berdasarkan keterangan dalam buku Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq, terdapat perbedaan pendapat ulama tentang hukum puasa sunnah di hari Sabtu. Busr al-Sullami dari saudara perempuannya yang bernama Shamma, mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda,
لاَ تَصُوْمُوْا يَوْمَ السَّبْتِ، إِلَّا فِي مَا افْتُرِضَ عَلَيْكُمْ، وَإِنْ لَمْ يَجِدْ أَحَدُكُمْ، إِلَّا لِحَاءَ عنَبٍ، أَوْ عُوْدَ شَجَرَةٍ، فَلْيَمْضَغْهُ
Artinya: "Janganlah kalian berpuasa pada hari Sabtu, kecuali puasa yang diwajibkan kepada kalian. Seandainya seseorang di antara kalian tidak mendapatkan kecuali kulit anggur atau dahan kayu (untuk makan), maka hendaknya dia memakannya." (HR Ahmad dan lainnya)
Dari hadits di atas Imam Hakim menjelaskan bahwa hadits tersebut shahih lantaran menurut syarat Muslim. Sedangkan Imam Tirmidzi menyatakan jika hadits itu hasan.
Selain itu, Imam Tirmidzi juga mengungkap bahwa yang dimaksud makruh yaitu apabila seseorang mengkhususkan hari Sabtu sebagai hari berpuasa seperti puasa Senin-Kamis. Hal tersebut dikarenakan orang-orang Yahudi merayakan hari Sabtu.
Baca Juga: Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong Berikan Pelayanan Paspor Simpatik Pada hari Sabtu dan Minggu
Di sisi lain, Ummu Salamah mengungkap bahwa Rasulullah SAW lebih sering berpuasa di hari Sabtu dan hari Minggu daripada hari-hari lainnya. Beliau bersabda yang artinya,
إِنَّهُمَا عِيدُ الْمُشْرِكِينَ، فَأَنَا أُحِبُّ أَنْ أُخَالِفَهُمْ
Artinya: "Kedua hari ini merupakan hari besar orang-orang musyrik. Maka, aku ingin melakukan amalan yang bertentangan dengan mereka (orang musyrik)." (HR Ahmad dan Baihaqi)
Tak hanya itu, lerbedaan pendapat juga terjadi di antara para ulama mazhab terkait kebolehan puasa di hari Sabtu. Menurut Mazhab Hanafi, Mazhab Syafi'i, dan Mazhab Hambali, puasa sunnah hanya di hari Sabtu hukumnya makruh. Hal ini berdasarkan hadits yang disebutkan di atas.
Sementara menurut Imam Malik merujuj dari para imam mazhab sebelumnya. Imam Malik membolehkan umat Islam puasa secara khusus pada hari Sabtu, yang disertai hukum makruh.
Apabila merujuk buku Rahasia Puasa Sunah oleh Ahmad Syahirul Alim, hikmah dari dimakruhkannya puasa di hari Sabtu yakni karena Sabtu adalah hari raya bagi umat Yahudi. Sehingga puasa di hari sabtu sebaiknya dibarengi dengan puasa di hari minggu atau Jumat agar umat Islam tidak dianggap mengagungkan hari Sabtu seperti mereka.
Meskipun demikian, tidak ada larangan secara khsusus bagi muslim yang ingin berpuasa di hari Sabtu. Terutama bila melaksanakan puasa sunnah yang bertepatan pada hari Sabtu.
Puasa Sunnah Bulan Safar
Berpuasa sunnah di bulan Safar sangat dianjurkan. Beberapa puasa sunnah yang dapat dilakukan antara lain yaitu:
- Puasa Senin dan Kamis
- Puasa Ayyamul Bidh yang dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriyah.
Demikian tadi penjelasan tentang bolehkah puasa di hari Sabtu. Sebenarnya, tidak ada larangan puasa di hari Sabtu, namun umat muslim sebaiknya tidak mengkhususkan puasa pada hari Sabtu karena merupakan hari raya umat Yahudi.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Ali Rokhman sebagai Plt
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda
-
Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung
-
Viral 4 Kementerian Alokasikan Dana Rp4,1 Miliar untuk Pengadaan Mobil Golf
-
Beli Sepatu ANTA Dapat Diskon Ratusan Ribu dari BRI, Cek Caranya di Sini!
-
Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?
-
Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah
-
5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional
-
KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta