Suara.com - Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam kalender Hijriyah. Sebagai salah satu dari empat bulan haram, Rajab ini memiliki keistimewaan tersendiri dalam Islam. Salah satu amalan yang dianjurkan pada bulan ini yaitu puasa sunnah.
Artikel ini akan membahas waktu terbaik untuk melaksanakan puasa Rajab, bacaan niat, serta keutamaan yang bisa diperoleh dari ibadah ini. Simak sampai akhir, ya!
Waktu Puasa Rajab
Puasa di bulan Rajab bisa dilakukan kapan saja selama bulan tersebut, karena tidak ada ketentuan khusus mengenai tanggal tertentu yang lebih utama.
Namun, sebagian ulama menyarankan untuk memperbanyak puasa di awal, tengah, serta akhir bulan sebagai bentuk kesungguhan dalam menjalankan ibadah sunnah.
Beberapa waktu yang sering dipilih untuk melaksanakan puasa sunnah Rajab di antaranya adalah:
- Awal Bulan Rajab: Memulai puasa di awal bulan Rajab adalah tanda semangat menyambut bulan yang penuh berkah ini. Hal ini juga sejalan dengan kebiasaan memperbanyak ibadah di awal bulan haram.
- Pertengahan Bulan (Tanggal 13, 14, dan 15 Rajab): Berpuasa pada hari-hari putih, yaitu tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriyah adalah sunnah yang dianjurkan. Jika hari-hari ini jatuh di bulan Rajab, maka pahalanya akan menjadi lebih besar karena dilakukan di bulan yang mulia.
- Akhir Bulan Rajab:Mengisi akhir bulan Rajab dengan puasa bisa menjadi cara untuk menutup bulan dengan amalan kebaikan. Hal ini juga menunjukkan konsistensi dalam menjalankan ibadah selama bulan Rajab.
Sementara itu, menurut KH Maimoen Zubair alias Mbah Moen dalam sebuah video yang diunggah di YouTube Madrasah Aswaja, puasa Rajab sebaiknya dilakukan pada sepuluh hari pertama.
Akan tetapi jka tidak bisa puasa selama sepuluh hari, maka setidaknya puasa di tanggal 10. Mbah Moen mengungkapkan alasannya bahwa tanggal 10 Rajab tepatnya malam Jumat merupakan suatu peristiwa ‘berkumpulnya’ Sayyidah Aminah dengan Sayyid Abdullah dan menjadi cikal bakal turunnya nur (cahaya) Nabi Muhammad SAW.
Berikut ini adalah jadwal 10 hari pertama Rajab, sebagaimana merujuk pada kalender Hijriah yang dikeluarkan Kementerian Agama (Kemenag) RI.
- Rabu, 1 Januari 2025 M/1 Rajab 1446 H
- Kamis, 2 Januari 2025 M/2 Rajab 1446 H
- Jumat, 3 Januari 2025 M/3 Rajab 1446 H
- Sabtu, 4 Januari 2025 M/4 Rajab 1446 H
- Ahad, 5 Januari 2025 M/5 Rajab 1446 H
- Senin, 6 Januari 2026 M/6 Rajab 1446 H
- Selasa, 7 Januari 2025 M/7 Rajab 1446 H
- Rabu, 8 Januari 2025 M/8 Rajab 1446 H
- Kamis, 9 Januari 2025 M/9 Rajab 1446 H
- Jumat, 10 Januari 2026 M/10 Rajab 1446 H
Bacaan Niat Puasa Rajab
Sama halnya dengan ibadah lainnya, puasa Rajab diawali dengan niat. Berikut adalah bacaan niat puasa sunnah di bulan Rajab:
Baca Juga: Bacaan Dzikir Bulan Rajab, Jangan Lewatkan Keutamaannya!
"Nawaitu shauma Rajaba sunnatan lillâhi ta‘ala" yang artinya: “Aku berniat puasa Rajab, sunnah karena Allah SWT".
Niat ini bisa dilafalkan pada malam hari sebelum fajar atau di pagi hari sebelum waktu zawal (tergelincir matahari), selama belum makan atau melakukan hal yang membatalkan puasa.
Keutamaan Puasa Rajab
Bulan Rajab memiliki banyak keutamaan, terutama bagi mereka yang memperbanyak ibadah di dalamnya. Keutamaan melaksanakan ibadah puasa sunnah bulan Rajab diterangkan oleh Imam al-Ghazali dalam Ihya ‘Ulumiddin (juz 3, h. 431).
Dalam kitab itu, Imam al-Ghazali menjelaskan keutamaan puasa Rajab dengan mengutip dua hadis, salah satunya hadis berikut:
“Satu hari berpuasa pada bulan haram (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), lebih utama dibandingkan dengan berpuasa 30 hari pada bulan selainnya. Satu hari berpuasa pada bulan Ramadhan, lebih utama dibandingkan dengan 30 hari berpuasa pada bulan haram".
Terkait waktu pelaksanaannya, sebetulnya kita dapat mengamalkan puasa Rajab kapan saja selama masih di bulan tersebut. Namun, Mbah Moen memiliki perhitungan tersendiri terkait waktu terbaik puasa Rajab, sebagaimana yang telah dijelaskan di atas.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
-
Danantara Housing Expo 2026 Hadir untuk Wujudkan Rumah Idaman, Tawarkan DP Mulai 1%
-
5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama
-
5 Serum Vitamin C dan Niacinamide untuk Cerahkan Kulit Kusam, Mulai Rp20 Ribuan
-
BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan
-
Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Golkar Tegaskan Komitmen Sanksi Bagi Kader Bermasalah
-
Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI
-
Lewat BRI Peduli, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Strategi Mengembangkan Usaha
-
Putusan MK soal Usia Wapres Langsung Berlaku 3 Hari, Kenapa Anggaran MBG Harus Tunggu 2 Tahun?
-
Presiden Argentina Ribut dengan Presiden Brasil: Dia Pencuri dan Korup