Suara.com - Peristiwa Isra Miraj merupakan salah satu mukjizat terbesar dalam sejarah Islam. Dalam peristiwa ini, ada satu makhluk yang sangat dikenal, yaitu buraq, yang digunakan oleh Nabi Muhammad SAW untuk melakukan perjalanan. Lantas, apakah buraq masih ada?
Perjalanan ini diawali dengan Isra, yakni perjalanan Nabi dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsha di Yerusalem. Kemudian dilanjutkan dengan Mi'raj, yaitu kenaikan Nabi Muhammad SAW ke langit. Dalam peristiwa yang luar biasa ini, Nabi Muhammad SAW dikatakan menaiki Buraq.
Apa Itu Buraq?
Mengutip dari NU Online, buraq digambarkan sebagai makhluk bersayap yang memiliki ukuran lebih besar dari keledai tetapi lebih kecil dari bighal (hasil perkawinan antara kuda dengan keledai).
Nama "Buraq" berasal dari kata "barq" yang berarti kilat, mencerminkan kecepatan makhluk ini yang seolah-olah melesat seperti cahaya.
Buraq dipercaya sebagai kendaraan yang digunakan Nabi Muhammad SAW dalam perjalanan spiritualnya. Kecepatan luar biasa Buraq ini bahkan dikaitkan dengan kemampuan untuk menempuh jarak yang sangat jauh hanya dalam waktu semalam, dari Makkah ke Yerusalem.
Menurut beberapa riwayat, Buraq bukan hanya digunakan oleh Nabi Muhammad SAW. Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Hajar al-Haitami, Buraq juga sering digunakan oleh Nabi Ibrahim dalam perjalanannya dari Syam menuju Makkah untuk menemui istrinya.
Kecepatan yang dimiliki Buraq membuatnya menjadi kendaraan yang lebih cepat daripada kendaraan apa pun, bahkan lebih cepat dari jarak yang bisa ditempuh oleh manusia dalam waktu normal.
Apakah Buraq Masih Ada?
Saat membahas tentang peristiwa Isra Miraj, sering kali muncul pertanyaan, apakah buraq masih ada hingga sekarang? Untuk menjawab hal ini, kita harus ingat bahwa Isra Miraj bukanlah perjalanan biasa.
Peristiwa itu merupakan sebuah mukjizat, yaitu kejadian luar biasa yang dianugerahkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Buraq adalah bagian dari mukjizat tersebut, yang hanya terjadi dalam peristiwa itu.
Baca Juga: Puasa Saat Isra Miraj: Bolehkah? Ini Hukum dan Penjelasannya!
Dari sisi agama Islam, buraq bukanlah makhluk yang bisa kita temui di dunia nyata. Buraq adalah bagian dari kejadian luar biasa yang hanya terjadi pada Nabi Muhammad SAW untuk menguatkan iman umat Islam.
Karena Isra Miraj bersifat spiritual dan penuh dengan keajaiban, buraq tidak dimaksudkan untuk ditemukan dalam kehidupan kita.
Meskipun begitu dalam kepercayaan Islam dalam perjalanan Isra Miraj, Nabi Muhammad SAW sempat mengikat buraq di sebuah bangunan di area Al Aqsa.
Menyerupai mengikat kuda ke tiang. Kini lokasi tersebut dibangun menjadi Masjid Al Buraq.
Tembok yang mengikat tunggangan Rasulullah disebut Tembok Buraq. Terdapat cincin di bangunan itu yang dipercaya sebagai artefak pengikat buraq.
Sementara itu dalam kepercayan Yahudi, di lokasi yang sama disebut dengan Tembok Ratapan. Dimana sekarang umat Yahudi menjadikannya tempat berdoa dan meratapi keruntuhan Bait Suci Kedua selama masa Kesultanan Utsmaniyah.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Nyai Hj. Hindun Susilowati, Sosok Pengasuh Ponpes Al Muayyad Solo Wafat
-
Update Besaran Zakat Fitrah 2026, Nominal Uang dan Beras
-
Doa Spesifik Hari Kelima Ramadan: Peningkatan Istighfar dan Kesalehan
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup