Suara.com - Keberadaan pagar laut misterius yang membentang sepanjang 30 kilometer di dekat kawasan pesisir Kabupaten Tangerang menarik perhatian publik. Tak hanya menjadi bahan spekulasi, tembok ini juga memunculkan reaksi sindiran dari pegiat media sosial Denny Siregar yang menyebut pagar itu seperti Tembok Ya'juj-Ma'juj.
Sindiran Denny Siregar dengan menggunakan istilah ini menggambarkan kebingungannya terhadap proyek yang terkesan misterius dan belum terungkap secara jelas tujuannya. Tak sedikit yang merasa khawatir mengenai dampak dari proyek yang besar dan tidak transparan ini.
Tembok Ya'juj-Ma'juj mengacu dari sebuah kisah dalam agama Islam yang menggambarkan tembok besar yang menahan makhluk jahat, Ya'juj dan Ma'juj. Sindiran dari Denny Siregar tersebut membuat banyak orang mencari tahu apa itu Tembok Ya'juj Ma'juj.
Sekilas tentang Ya'juj dan Ma'juj
Ya'juj dan Ma'juj adalah dua kelompok makhluk yang digambarkan yang akan muncul menjelang akhir zaman. Mereka dianggap sebagai makhluk yang sangat kuar dan menyebabkan kerusakan besar di bumi.
Ya'juj dan Ma'juj dikenal dengan sifat-sifat destruktif, seperti wajah yang lebar, mata sipit, dan rambut yang berwarna putih. Penampilan mereka yang menyerupai tembikar atau keramik mencerminkan wujud mereka yang aneh dan mengerikan.
Kehadiran mereka diyakini akan membawa kehancuran dan ketakutan di bumi, menjadi tanda bahwa kiamat sudah semakin dekat.
Apa itu Tembok Ya'juj-Ma'juj?
Baca Juga: Ada Kelompok Nelayan Klaim Bangun Pagar Laut Misterius di Tangerang, Ini Fungsinya
Tembok Ya'juj dan Ma'juj merupakan sebuah konstruksi legendaris yang dibuat oleh Raja Dzulqarnain, yang memiliki tujuan untuk mengurung makhluk Ya'juj dan Ma'juj.
Kisah ini terkenal dalam ajaran Islam, terutama dalam Al-Qur'an dan hadis, yang menjelaskan tentang keberadaan makhluk ini sebagai salah satu tanda besar dari datangnya hari kiamat. Kisah Tembok Ya'juj-Ma'juj dianggap sebagai bagian dari tanda-tanda besar kiamat.
Pembangunan dan Lokasi Tembok Ya'juj-Ma'juj
Tembok yang mengurung Ya'juj dan Ma'juj dibangun oleh Raja Dzulqarnain, seorang tokoh yang dianggap sebagai hamba Allah yang saleh dan penuh kebijaksanaan. Dzulqarnain dihadapkan dengan permintaan dari suatu suku yang menderita akibat kejahatan yang ditimbulkan oleh Ya'juj dan Ma'juj. Mereka memohon agar Dzulqarnain membuat sebuah dinding penghalang untuk melindungi mereka.
Menurut ayat dalam Surat Al-Kahfi ayat 94-95, Dzulqarnain menjawab permintaan tersebut dengan mengatakan bahwa apa yang diberikan Allah padanya jauh lebih baik dari imbalan duniawi. Ia pun memerintahkan untuk membuat dinding yang kuat, menggunakan potongan-potongan besi yang kemudian dicampur dengan cairan timah hingga membentuk dinding yang kokoh dan tak bisa ditembus.
Tembok yang dibangun oleh Dzulqarnain ini terletak di antara dua gunung yang terletak di bagian Timur, sesuai dengan firman Allah dalam Surat Al-Kahfi ayat 93 yang menggambarkan lokasi tembok di antara dua gunung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?
-
KH Abdul Muid Ahmad, Ulama Rendah Hati dari Ponpes Al Muayyad Wafat Hari Ini
-
Bacaan Surat Yasin Lengkap 83 Ayat, Latin, Terjemahan, dan Keutamaan Jantung Al-Qur'an
-
Tata Cara dan Niat Sholat Gerhana Bulan 7 September 2025 untuk Imam dan Makmum
-
Contoh Khutbah Jumat Tentang Maulid Nabi 2025 Versi Panjang dan Singkat
-
5 Contoh Kultum Maulid Nabi Muhammad SAW 2025 Berbagai Tema
-
Puasa Maulid Nabi Namanya Apa? Hukum Puasa di Hari Kelahiran Rasulullah