Suara.com - Pertanyaan tentang wanita haid bolehkah ziarah kubur mulai mengemuka, lantaran menjadi salah satu budaya di Indonesia untuk melakukan kegiatan tersebut sebelum memasuki bulan Ramadhan. Lalu sebenarnya bagaimana aturan dan ketentuannya?
Ziarah kubur sendiri menjadi aktivitas religi yang erat dengan tradisi masyarakat luas. Menjelan bulan suci Ramadhan ziarah dilakukan untuk membersihkan area pemakanan serta untuk mendoakan mereka yang telah meninggal dunia.
Wanita Haid Bolehkah Ziarah Kubur?
Sebenarnya dari sisi agama Islam, tidak ada larangan terkait wanita yang haid untuk melakukan ziarah kubur. Salah satu pemuka terkenal, Buya Yahya, menyampaikan dalam salah satu video lawasnya bahwa orang haid boleh ziarah kubur.
Namun demikian ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan jika seorang yang tengah datang bulan akan melakukan ziarah kubur.
Pada saat melakukan ziarah kubur, biasanya seseorang akan membacakan Al-Quran, melakukan zikir, dan berdoa. Untuk wanita yang tengah datang bulan atau haid, maka tidak boleh membaca Al-Quran. Namun jika bacaan yang dilafalkan diniatkan sebagai zikir, maka masih diperbolehkan.
Jadi pada dasarnya, wanita haid boleh melakukan ziarah kubur, hanya saja tidak boleh membaca Al-Quran atau melakukan hal lain yang memang tidak diperbolehkan selama masa datang bulan sebagai umat Islam.
Ziarah Kubur sebagai Salah Satu Tradisi
Di Indonesia, melakukan ziarah kubur menjadi sebuah tradisi yang dilakukan masyarakat secara luas. Salah satu masyarakat yang masih mempraktekkan budaya ini secara rutin adalah masyarakat di Pulau Jawa.
Tradisi ziarah kubur disebut juga dengan sebutan ‘nyadran’ atau ‘nyekar’, dan dilakukan oleh masyarakat Islam yang ada di Pulau Jawa. Secara umum, tradisi ini dilakukan dengan makna yang mendalam.
Pertama, mengenang dan mendoakan leluhur yang sudah tiada. Kemudian masyarakat juga melakukannya dalam rangka mempersiapkan diri secara spiritual untuk menyambut bulan Ramadhan. Selain itu, hal ini juga dianggap sebagai pengingat bahwa semua manusia akan mengalami kematian.
Baca Juga: Hukum Pakai Makeup Saat Puasa Ramadhan
Terakhir, tradisi ‘nyadran’ dilakukan untuk mengucapkan rasa syukur secara kolektif, karena biasanya ziarah kubur yang dilakukan masyarakat di Pulau Jawa secara beramai-ramai dalam satu kampung atau daerah.
Itu tadi sedikit penjelasan tentang wanita haid bolehkah ziarah kubur atau tidak. Tentu, artikel ini memerlukan banyak sanggahan dan terbuka untuk diskusi, sebab cukup banyak kepercayaan dan nilai yang memiliki pandangan terkait hal tersebut. Semoga berguna, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Nyai Hj. Hindun Susilowati, Sosok Pengasuh Ponpes Al Muayyad Solo Wafat
-
Update Besaran Zakat Fitrah 2026, Nominal Uang dan Beras
-
Doa Spesifik Hari Kelima Ramadan: Peningkatan Istighfar dan Kesalehan
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup