Suara.com - Pertanyaan tentang murtad dan hubungannya dengan ibadah puasa sering jadi perhatian umat Islam. Salah satu pertanyaan itu, apakah pikiran pindah agama tiba-tiba terlintas dalam hati bisa membatalkan puasa?
Dalam Islam, suatu amalan dapat dianggap batal apabila dilakukan secara sengaja dan disertai keyakinan. Namun, bagaimana jika pikiran murtad muncul secara spontan dalam benak seseorang tanpa disengaja?
Dalam ulasan NU Online, Pengajar Pondok Pesantren Syaichona Cholil Bangkalan Madura, Ustaz Bushiri menerangkan, pikiran yang tiba-tiba muncul secara spontan dalam benak seseorang tidak memiliki konsekuensi hukum, baik dalam ranah dosa maupun pahala. Hal ini dikarenakan lintasan pikiran adalah sesuatu yang terjadi di luar kendali manusia.
Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya Allah telah memaafkan bagi umatku apa yang terlintas dalam dirinya, selama ia tidak mengamalkannya atau mengatakannya." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Dari hadits ini, para ulama menyimpulkan bahwa pikiran murtad yang muncul secara spontan tidak menyebabkan seseorang keluar dari Islam, selama tidak diyakini dan diamalkan.
Menurutnya, seseorang yang mengalami bisikan atau lintasan hati tentang kekufuran tidak perlu merasa khawatir puasanya batal.
Dalam kitab Al-Adzkar, Imam Nawawi menjelaskan bahwa lintasan pikiran yang sekadar terlintas tanpa disengaja tidak menyebabkan kekafiran. Namun, jika seseorang menetapkan pikiran tersebut dalam hatinya dan meyakininya, maka hal itu bisa berbahaya bagi keimanan.
Imam Nawawi menambahkan:
"Alasan diampuninya lintasan pikiran tersebut adalah karena seseorang tidak mungkin sepenuhnya menghindarinya. Yang bisa dilakukan hanyalah menghindari untuk terus-menerus memikirkannya. Oleh karena itu, jika seseorang menetapkan hatinya pada pikiran tersebut dan terus berpegang padanya, maka hal itu menjadi haram." (Al-Adzkar, I/345).
Atas dasar itu, seseorang yang menjalankan ibadah puasa tidak perlu khawatir apabila tiba-tiba terlintas pikiran murtad. Terpenting adalah menolak dan tidak membiarkan pikiran tersebut berlarut-larut dalam hati.
Hal-Hal yang Membatalkan Puasa
Dalam Islam, batalnya ibadah puasa berkaitan dengan hal-hal yang secara eksplisit membatalkan, seperti makan, minum, berhubungan suami istri, serta melakukan perbuatan yang bertentangan dengan esensi puasa, termasuk murtad dengan keyakinan yang mantap atau diucapkan secara sadar.
Namun, jika hanya sebatas bisikan hati yang muncul tiba-tiba dan tidak diyakini sebagai kebenaran, maka hal tersebut tidak membatalkan puasa seseorang. Dengan begitu, umat Islam tidak perlu waswas atau cemas terhadap pikiran-pikiran yang tidak disengaja.
Tag
Berita Terkait
-
Apa Agama Ayu Aulia Sekarang? Model Majalah Dewasa yang Ngaku Pernah Murtad!
-
Ayu Aulia Kembali Ucap Syahadat Usai Murtad, Hukum Log Out - Log In Tuai Perdebatan
-
Nita Gunawan Murtad Usai Bermimpi 3 Hari Berturut-turut, Akhirnya Kabur dari Rumah
-
Sedih, Video Mamah Dedeh Peluk Wanita yang Suaminya Main Serong dengan Ipar
-
Pinkan Mambo Tuai Cibiran Karena Sering Gonta-ganti Agama, Menurut Hukum Islam Bolehkah Begitu?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC