Salah satu fasilitas terpenting agar warga merasa nyaman dan aman dalam perjalanan adalah jalan yang sudah mulus diaspal. Sayangnya banyak pejabat daerah yang tega mengorupsi uang yang seharusnya dipakai untuk mengaspal jalan.
Hal itu diduga terjadi pada warga India yang sedang viral di media sosial. Warga tersebut membongkar aksi licik yang dilakukan oleh pihak yang terlibat dalam pengaspalan jalan.
Video tersebut tampak diunggah oleh akun Twitter @sosmedkeras pada Senin, (12/06/23) lalu. Terlihat 3 orang warga berada di tepi jalan sedang memperlihatkan lapisan aspal yang bisa dilipat.
Tak diketahui apa yang mereka ucapkan, tapi ketiga pria tersebut sengaja melipat lapisan yang ada di jalanan dan tak bisa mengembalikannya ke posisi semula.
Melihat kolom komentar, para netizen tampak ramai melempar berbagai reaksi terhadap video itu.
"Definisi bisa gulung bumi," tulis netizen.
"ini sii definisi meme yg rill 'gue lipet juga ni jalan' ada yg punya meme nya gak," sahut lainnya.
"ohh jadi ini nih "buminya mau gua gulung"," pungkas netizen.
Sementara para netizen lain menduga jika sebenarnya jalanan yang ada di video memakai aspal sungguhan dan dilapisi dengan geotextille non woven di bagian bawahnya.
"itu pake geotextile non woven bkn. emng blm selesei kayanya ini," tulis netizen.
"Anjir gw kirain karpet beneran, itu geotextil bangs*t, sampah banget itu jalannya belum selesai dibangun onyoooon," ungkap lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026