Nama Putri Ariani terus menjadi sorotan publik usai ia berhasil mendapat Golden Buzzer di ajang America's Got Talent 2023. Sempat beredar kabar yang menyebut Simon Cowell salah satu juri AGT berniat membeli lagu Loneliness yang dibawakan oleh Putri Ariani di ajang tersebut.
Tak hanya itu, juri kelahiran Inggris tersebut ramai diduga telah memberikan uang sebesar Rp7 triliun sebagai bentuk royalti atas pembelian lagu milik Putri.
Pembahasan mengenai royalti yang digadang-gadang ini masih terus dibahas. Nama Putri pun terus disanjung lantaran mengharumkan nama Indonesia.
Terkait rumor tersebut, ibunda dari Putri Ariani, Reni Alfianty memberi tanggapannya. Ia memberikan penjelasan saat menemani Putri Ariani membuat konten dengan Irfan Hakim.
Dilansir dari kanal YouTube Irfan Hakim, Reni tak membenarkan atau menyanggah pertanyaan soal Rp7 triliun ini. Meski begitu, ia hanya bisa berharap dan mengamini soal uang royalti sebanyak itu.
"Diaaminin saja kan, aamin gitu loh, A'," ujar Reni Alfianty, dikutip Senin (19/6/2023).
Tak hanya soal Rp7 triliun, Reni pun menyinggung soal uang yang lebih banyak Rp20 triliun. Uang tersebut konon bisa saja datang jika memang dikehendaki Tuhan.
"Jangankan Rp7 triliun, mungkin Rp20 triliun kun fayakun Allah kasih, kan kecil banget bagi Allah," imbuhnya.
Hingga saat ini belum ada jawaban pasti soal Putri Ariani mendapatkan uang sebesar Rp7 triliun dari Simon Cowell. Putri diketahui sedang bersiap-siap untuk kembali berkompetisi di Amerika bulan Agustus mendatang.
Baca Juga: Evan Sanders Takut Keceplosan Bongkar Masalah Rumah Tangga Arya Saloka Saat Bawakan Acara Gosip
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Film Sebagai Kritik Sosial: Membaca Patriarki di Perempuan Berkalung Sorban
-
5 Fakta Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Protes Juri LCC lalu Diundang Gibran
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China
-
4 Eye Patch Peptide, Solusi Praktis untuk Mata Awet Muda Bebas Bengkak!
-
Memburu Bintang Komika Baru: Kompas TV Punya SUCI, Netflix Ada Funny AF with Kevin Hart
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Curhat Nadiem Usai Dituntut 18 Tahun: Saya Patah Hati karena Sangat Cinta Negara Ini