Media sosial kini tengah dihebohkan dengan aksi ibu mertua yang marah saat menantunya disarankan untuk dirujuk ke rumah sakit karena sudah pecah ketuban selama satu hari.
Video ini pun viral di media sosial, terlihat seorang bidan yang sedang membujuk si ibu hamil untuk segera di tangani ke rumah sakit.
Gak cuma mertuanya, sang suami dari ibu hamil ini juga nampak melarang membawa istrinya ke rumah sakit. Alih-alih karena biaya, alasan dari kelurga ibu hamil ini bikin kaget.
Ditilik dari akun TikTok @cantikaputri6291, ibu hamil yang sudah pecah ketuban itu sudah terbaring di ranjang pasien dan diinfus.
Ibu mertuanya itu berkelakar mengatakan bahwa menatunya masih terlihat segar sehingga gak diizinkan untuk membawanya ke rumah sakit.
“Masih seger bu ini,” kata ibu mertua.
“Tapi menurut pemeriksaan bidan ini sudah harus dirujuk,” sahut bidan.
“Itu ya, tapi kan kalau pihak kita enggak mau,” timpal ibu mertua.
Bidan itu menebak alasan gak mau di bawa ke rumah sakit karena alasan biaya. Sang bidan pun langsung mengatakan bisa menggunakan BPJS.
Baca Juga: 6 Kontroversi Putra Siregar, Viral Setelah Menyuruh Inara Rusli Kembali Menggunakan Cadar
“Bu kan ada BPJS,” kata bidan.
“Bukan itu, kan kan sudah ada BPJS, cuman alasannya ya karena anaknya (ibu hamil) belum mau, maunya gimana nanti aja, mau pulang dulu,” sambung si ibu mertua.
“Saya gak maunya karena anaknya ya ini masih sehat ya dan dia enggak mau,” tuturnya lagi.
Namun alih-alih membantu, bidan ini malah di maki-maki oleh ibu mertua tersebut. Akhirnya pihak dari puskesmas gak berhasil membawa ibu hamil itu ke rumah sakit untuk ditanganin.
Dikabarkan lagi, update terkini dari ibu hamil itu. Dari video terbaru yang diunggah oleh akun sama bahwa anak yang dikandung itu sudah meninggal dunia karena gak tertolong. Kini hanya penyelasan yang tersisa dari keluarga tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Kabar Terbaru Jalur Selatan Garut, Buka Tutup Jalan di Bungbulang Usai Tertimbun Longsor
-
Kisah di Balik Literasi Senja: Dari Eksperimen Sederhana Menjadi Fondasi Peradaban Kota Cirebon
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya