Sejak video TikTok Syahnaz Sadiqah viral di tengah kabar perselingkuhannya dengan Rendy Kjanernett usai klarifikasi. Banyak warganet yang makin geram dan kesal dengan tingkah istri Jeje Govinda itu.
Psikolog Lita Gading pun ikut mengomentari video joget Syahnaz Sadiqah dengan Nisya Ahmad saat isu perselingkuhan panas. Namun adik Raffi Ahmad ini buru-buru meluruskan jika video tersebut adalah video lama.
Psikolog Lita Gading yang sudah terlanjur mengomentari video TikTok itu pun mengaku mendapat ancaman dari orang tak dikenal untuk memberitahu terkait video tersebut.
Sosok orang tak dikenal itu mengatakan jika video TikTok yang viral itu adalah video lama yang mencuat lagi beriringan dengan kasus perselingkuhan Syahnaz.
"Kalian mau tau, nah dari pembahasan yang kemarin nih ada yang dm saya mengenai bahwa videonya Syahnaz itu bukan baru-baru yang dia bikin itu video lama dan sebagainya dan sebagian dia menceritakan tentang kronologisnya oke terimakasih atas DM kamu yah sayang," kata Lita dikutip dari TikTok, Minggu (23/7/2023).
Lita Gading meluruskan jika dia mengomentari video TikTok Syahnaz itu atas apa yang dilihatnya dan tak tahu apakah itu benar atau salah.
"Jadi saya berbicara di sini berdasarkan apa yang ada di sosial media bagaimana itu bentuk hoax atau bentuk apa ya istilahnya tuh akunnya di bajak kek atau apa kek saya tidak sampai kesana yang beredar dan menjadi viral beritanya," sambungnya.
Psikolog ini hanya berpendapat dan memberikan edukasi dari hal yang berhubungan dengan kesehatan mental dari video TikTok Syahnaz itu.
"Di situlah saya berkewajiban untuk memberikan tanggapan karena didalam akun saya ini tagline saya memberikan informasi, edukasi, motivasi dan kritikan yang hubungan dengan kesehatan mental oke jadi kalian bisa menerima tentang pendapat saya silahkan, tidak bisa menerima skip aja oke," lanjutnya.
Lita Gading mengatakan jika dirinya gak takut jika mendapat ancaman dari orang tak dikenal itu.
"Jadi baik siapapun orang yang menghubungi saya saya tidak takut dengan kamu yang mengancam saya okee salam Lita Gading," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Rendy Kjaernett Habiskan Puluhan Juta untuk Tato Syahnaz, Tak Mau Sebut Pakai Uang Siapa
-
Ketahuan Bolak-Balik Selingkuh dengan Rendy Kjaernett, Farhat Abbas Minta Syahnaz Dikebiri Demi Hindari Perzinahan: Cerai...
-
Fantastis! Rendy Kjaernett Beberkan Biaya Timpa Tato Wajah Syahnaz Sadiqah Singgung Tebus Kekecewaan Lady Nayoan: Sebenarnya Sih....
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius