Selebtek.suara.com - Teknologi memang semakin berkembang pesat. Hal ini beriringan dengan pintarnya para penipu mencuri data seseorang. Misalnya, menyadap ponselmu tanpa kamu sadari.
Pada beberapa situs web, kamu akan menemukan kotak dialog yang memberitahu pengguna situs tersebut jika pengelola web akan mengakses sesuatu. Umumnya pemberitahuan ini tampil secara berkala.
Ada dua opsi pilihan pada kotak dialog yakni "Allow" atau mengizinkan apa yang diminta web atau "Block" jika ingin memblokirnya.
Biasanya kotak dialog ini berisi jika akan memberikan notifikasi. Namun ada juga situs yang meminta akses ke kamera smartphone, kontak, ataupun microphone. Izin ini berisiko terkena sadap atau peretasan.
Dilansir dari Suara.com, menurut akun Instagram resmi Kemenkominfo, ada tiga hal yang harus diketahui tentang izin akses dari sebuah web. Apa saja itu?
1. Pahami dulu fungsi web atau aplikasi
Jika aplikasi tersebut mempunyai fitur video call seperti WhatsApp, meminta akses ke kamera dan microphone adalah sangat wajar. namun ketika aplikasi tersebut tak memilikinya, maka permintaan untuk mengakses kamera ataupun microphone patut dicurigai. Ini berlaku untuk permintaan lainnya seperti kontak telepon.
2. Pakai penutup kamera
Jika sudah terlanjur memberikan izin akses kamera, pengguna bisa menutup kamera guna mencegah tindakan penyadapan
3. Rutin cek pengaturan
Pengguna juga bisa mengeceknya di pengaturan smartphone atau browser. Pilih mana yang benar-benar penting untuk diberikan akses.
4. Jangan sembarangan tekan tombol
Terakhir jangan sembarangan memberikan akses ke ponselmu dengan meng-klik "Allow". Karena biasanya izin ini akan selalu hadir jika sebuah aplikasi atau website ingin mengakses ponselmu.
Itulah hal yang patut kamu ketahui tentang pemberian izin atas ponselmu. semoga dengan ini kamu bisa lebih berhati-hati. (*)
Berita Terkait
-
Catut Nama Pimpinan Komisi III DPR, Ada Oknum Kirim WA Minta Uang ke Calon Hakim
-
Eksploitasi Rasa Iba: Kenali Sadfishing sebagai Modus Baru Penipuan Digital
-
Review Confidence Queen: Ketika Penipuan Menjadi Cara Menghukum Penjahat
-
Ngaku Mau ke Toilet, Perempuan Ini Malah Gasak Motor Siswa SMK yang Dikenal Lewat MiChat
-
Cara Membedakan Cinta, Manipulasi, dan Penipuan Menurut Detektif Jubun
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya
-
Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana
-
Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS
-
Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang
-
Gubernur Khofifah Kukuhkan 76 Paskibraka Jatim untuk HUT ke-81 RI, Tegaskan Semangat NKRI
-
Amerika Serikat: Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-81
-
Cara Ampuh Membersihkan Keran Kamar Mandi Agar Kinclong, Cuma Pakai Bahan Ini
-
Kimpul Bu Tin: Ketika Umbi Lokal Bertemu Kreativitas Zaman Now
-
Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme
-
Bukan 2 Jam, Keluarga Tahanan KPK Dapat 'Bonus' Waktu Kunjungan di Hari Kemerdekaan