Selebtek.suara.com - Pada fase 4 film Marvel Cinematic Universe, karakter Kang the Conqueror disebut-sebut sebagai supervillain yang baru setelah Thanos. Karakter ini pertama kali diperlihatkan di serial Loki Episode 6.
Di komik Marvel, Kang the Conqueror adalah salah satu supervillain yang cukup sulit dikalahkan. Ia bahkan sempat beberapa kali membuat kekacauan di Marvel Universe. Di tahun 2009, Kang mendapat predikat sebagai Penjahat Buku Komik Terhebat ke-65 sepanjang masa versi IGN.
Kang diciptakan oleh Stan Lee dan Jack Kirby untuk komik The Avengers #8 bulan September 1964. Semenjak kehadirannya, Kang muncul dalam beberapa versi alternatif di banyak judul Marvel selama bertahun-tahun, termasuk masa depannya Immortus dan karakter heroik muda bernama Iron Lad.
Karena setiap identitas memiliki sejarahnya sendiri, admin hany akan menjelaskan sejarah Nathaniel Richards sebagai Kang. Tapi sebelum itu jangan lupa untuk mengikuti fanspage Facebook Penggemar Marvel.
Siapa Kang the Conqueror?
Kang the Conqueror sendiri adalah nama alias dari Nathaniel Richards, seorang sarjana di abad ke-31. Ia adalah keturunan dari Reed Richards alias Victor von Doom / Doctor Doom. Nathaniel Richards berhasil mengembangkan alat penjelajah waktu yang dibuat leluhurnya itu.
Nathaniel Richards melakukan perjalanan pertamanya menggunakan mesin waktu ke Mesir kuno. Di masa itu ia menjadi Firaun Rama-Tut selama beberapa waktu. Kekuasaan Kang sebagai firaun dihancurkan oleh Fantastic Four dari Earth-616.
Senang melakukan perjalanan waktu
Rama-Tut alias Nathaniel Richards akhirnya pergi ke abad 20 di realitas Earth-616. Di sana ia bertemu leluhurnya, Doctor Doom Dia kemudian merancang baju besi yang mirim dengan Doom dan menyebut dirinya Scarlet Centurion.
Di masa ini Kang the Conqueror mengadu domba tim Avengers melawan rekan-rekan realitas alternatif. Usaha adu domba itu akhirnya digagalkan. Ia kemudian berusaha kembali ke abad 30, timeline asalnya. Namun badai waktu membuatnya nyasar ke abad 40. Di mana terjadi peperangan dan teknologi belum berkembang seperti timeline asalnya.
Di sana Kang merasa mudah untuk menaklukkan planet tersebut. Ia kemudian memperluas dominasinya di seluruh galaksi, dan menciptakan kembali dirinya sebagai Kang the Conqueror. Namun karena dunia di masa itu sekarat, ia memutuskan kembali untuk menaklukan masa lalu.
Menciptakan realitas yang berbeda
Perjalanan waktu yang dilakukan oleh Kang pada setiap kesempatan selalu membuat realitas baru. Bahkan realitas ini juga mempengaruhi kehidupannya dan menciptakan banyak versi Kang. Salah satu yang menarik adalah Nathaniel Richards muda yang berusaha melawang dirinya saat sudah menjadi Kang.
Hal itu terjadi ketika Kang berusaha mencegah rawat inap di masa kecilnya. Nathaniel Richards muda akhirnya mencoba lari dari takdirnya, dengan mencuri baju besi masa depan dirinya dan kembali ke masa lalu.
Di masa itu ia membentuk Young Avengers untuk membantunya menghentikan Kang. Ia juga menamakan dirinya sebagai Iron Lad. Namun ketika ia berusaha memerangi masa depan dirinya dan membuat Kang Tewas.
Namun sejarah menjadi berantakan. Itu karena Kang sering memainkan peran penting di banyak zaman. Hal ini memaksa Iron Lad untuk kembali ke zamannya dan membatalkan kerusakan dengan menjadi Kang the Conqueror.
Kekuatan Kang the Conqueror
Kang tidak memiliki kemampuan manusia super. tapi ia adalah orang yang sangat jenius. Ia ahli sejarah, ahli fisika terutama dalam membuat mesin waktu, insinyur dan teknisi. Kang dipersenjatai dengan teknologi abad ke-40 serta mengenakan baju perang yang sangat canggih.
Dengan pakaiannya itu ia mampu meningkatkan kekuatan, melakukan proyeksi energi, hologram. Kang memiliki akses ke teknologi dari abad mana pun, dan ia pernah mengklaim kapalnya sendiri dapat menghancurkan Bulan.
Itulah profil tentang salah satu villain di film MCU Fase keempat. Namun, Marvel selalu membuat kejutan, jadi bisa jadi profil Kang yang ada di komik akan sangat jauh berbeda dengan yang ada di film. (*)
Berita Terkait
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Jelang Perilisan, Tom Holland Ngaku Nunggu Hadirnya Spiderman Generasi Baru
-
Review Serial Eyes of Wakanda: Sebuah Warisan Mata yang Menjaga Rahasia
-
Review Bloodhounds Season 2: Bromance Brutal Is Back, Udah Siap Liat Rain Jadi Villain?
-
Spider-Man: Brand New Day Rilis Trailer, 'Kelahiran Kembali' Peter Parker
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Api Melalap 10 Hektare Lahan di Dekat Tol Palindra, Manggala Agni Turun hingga Dini Hari
-
PTBA Gandeng Pertamina NRE Sulap Lahan Pascatambang Jadi PLTS, Percepat Transisi Energi Hijau
-
Mata Dunia Tertuju ke Iran, Pemakaman Ali Khamenei Dihadiri Perwakilan 30 Negara
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia
-
Sidang Korupsi Disperkimtan Palembang Bongkar Dugaan Potongan 51 Persen Dana Proyek
-
Baru Keluar dari Warkop, Anggota DPRD Sekadau Tewas usai Bertabrakan dengan Truk Tangki
-
Dugaan Aniaya Warga Rupat: Copot Ipda ES Belum Cukup, Anggota Lain Harus Ditahan