Selebtek.suara.com - Tiga resor Wyndham di Indonesia dan Thailand telah mengukuhkan status mereka sebagai hotel ramah lingkungan dengan menerapkan berbagai inisiatif keberlanjutan.
Wyndham Grand Phuket Kalim Bay, Wyndham Casablanca Jakarta dan Wyndham Garden Kuta Beach Bali semuanya baru-baru ini telah diberikan sertifikasi di bawah program Wyndham Hotels & Resorts Wyndham Green karena telah berhasil mengimplementasikan berbagai inisiatif untuk menjadi hotel ramah lingkungan.
Ketiga hotel tersebut dikelola oleh Wyndham Destinations Asia Pacific, mitra dari Wyndham Hotels & Resorts.
"Para tamu memilih untuk menginap di hotel kami untuk mengeksplor beragam tempat yang indah dan penting bagi kami untuk memainkan peran sebagai pelopor ramah lingkungan untuk memastikan tempat-tempat yang indah tersebut dilestarikan untuk generasi mendatang," kata Michael Burchett, Head of Hotel and Resort Operations Asia Pacific, Wyndham Destinations Asia Pacific.
"Ketiga resor ini telah menerapkan prosedur yang sangat baik, memperketat pendataan penggunaan sumber daya, dan juga berkomitmen untuk menggunakan beragam produk hotel yang ramah lingkungan. Terlebih, sangat menyenangkan untuk melihat bahwa staf kami turut serta mengambil peran dalam program ini," tambahnya.
Sekretaris departemen teknik hotel Wyndham Casablanca Jakarta baru-baru ini dinobatkan sebagai pemenang global dalam program internal Travel + Leisure Co. untuk kuartal pertama, atas inisiasinya dalam mengonversi dokumentasi hotel ke digital.
Salah satu staf kebun hotel itu juga mendapatkan penghargaan atas pengelolaan sistem pupuk kompos organik, dengan cara mendaur ulang sekitar 200 kilogram limbah dapur setiap bulannya untuk digunakan sebagai pupuk dan berhasil menghemat pengeluaran hingga Rp29 juta per tahun.
Untuk mendapat sertifikasi Wyndham Green level 3, Wyndham Casablanca Jakarta telah berhasil memperkenalkan sistem flush hemat air di area umum, penyegelan aliran udara, mengontrol lampu di area aktifitas rendah secara otomatis, menyediakan stasiun air isi ulang dan telah menggunakan produk pembersih yang ramah lingkungan.
Sebagai bagian dari sertifikasi level 2, Wyndham Grand Phuket Kalim Bay telah memasang kepala pancuran kamar mandi yang hemat air, memasang control otomatis untuk sistem pemanasan dan pendinginan, serta melakukan pemeliharaan preventif dan mendaur ulang bahan-bahan berbahaya.
Tim hotel tersebut – yang juga telah menerima sertifikasi perak dari Thai Green Hotel sebelumnya – juga membersihkan pantai lokal, mendaur ulang, menanam kebun herbal dan akan segera mengimplementasikan penggunakan botol air daur ulang di seluruh area hotel.
Wyndham Garden Kuta Beach Bali telah memulai perjalanan keberlanjutannya dengan mencapai sertifikasi level 1, yang melibatkan pencahayaan hemat energi, pendauran ulang, pelacakan penggunaan utilitas, dan juga pendidikan karyawan menyangkut operasi ramah lingkungan.
Wyndham Destinations Asia Pacific mengelola 10 properti di seluruh Indonesia dan dua di Thailand, termasuk di Bali, Lombok, Jakarta, Solo, Palembang, Surabaya, dan Phuket. (*)
Berita Terkait
-
Rombongan Turis India Diduga Ambil Barang Hotel di Ubud, Aksi Terbongkar Saat Check-out
-
Reza Arap Panik Selamat Diri dari Kebakaran Resor, Bisa-bisanya Ada yang Minta Foto
-
Berapa Biaya Nginap di Plataran Bromo? Wisata Lokal Rasa Luar Negeri ala Nikita Willy
-
Di Bali, Energi Matahari Jadi Modal Bangun Pariwisata Berkelanjutan
-
Kepulauan Seribu: Dulu Tempat Healing Anak Kost, Kini Jadi Surga Wisata Mewah
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Surat Cinta Terakhir Pelajar yang Gantung Diri di Gudang Masjid Kediri
-
Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay
-
5 Tempat Makan Burgo dan Celimpungan Terenak di Palembang, Banyak yang Tak Punya Nama
-
Maut di Balik Tawa: Tragedi Dini Hari Dua Pelajar Jombang yang Berakhir di Kolong Truk
-
Berkaca dari Kasus Little Aresha Yogyakarta, Ini 6 Cara Cek Izin Resmi Daycare
-
Ninja Sawit Terbongkar di Bengkalis, Bawa Muatan 1 Ton dalam Truk
-
KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar
-
Bukan Sekadar Belanja Kebutuhan, Ternyata Ramadan 2026 Juga Jadi Momen Upgrade Gaya Hidup
-
Sebuah Mahakarya Dokumenter: A Gorilla Story Jadi Warisan David Attenborough di Rimba Rwanda
-
Tak Mau Cuma Jual Mentah, BI Sumsel Siapkan Jurus Baru Dongkrak Ekonomi Daerah