Selebtek.suara.com - Malaysia secara perlahan mulai membuka diri untuk menerima wisatawan mancanegara termasuk Indonesia untuk berlibur ke negaranya. Hal ini karena sang Negeri Jiran sebelumnya berupaya menurunkan tingkat penyebaran COVID-19.
Dibukanya akses pergi ke Malaysia tentunya disambut gembira. Hanya saja, untuk mengantisipasi yang yang tak diinginkan, pemerintah Malaysia menetapkan beberapa persyaratan bagi wisatawan luar negeri termasuk dari Indonesia.
Berdasarkan rilis dari Lion Air Group, berikut prosudur dan syarat bepergian ke Malaysia mulai 1 Mei 2022:
1. Mengunduh dan melakukan registrasi di aplikasi MySejahtera
2. Mengisi Pre-Departure Form (Traveler Card) dan membuat verifikasi vaksin di aplikasi MySejahtera
3. Wisatawan yang sudah divaksinasi lengkap dan anak-anak berumur 12 tahun ke bawah, tidak perlu melakukan tes RT-PCR sebelum berangkat dan tes RDT-Antingen saat tiba di Malaysia
4. Tidak diwajibkan mempunyai asuransi perjalanan Covid-19
5. Bagi berstatus vaksinasi tidak lengkap atau belum melakukan vaksinasi:
Penumpang usia 17 tahun ke bawah yang belum melakukan vaksinasi lengkap atau belum divaksin, wajib:
a. Tes RT-PCR, 2 (dua) hari sebelum keberangkatan
b. Tes RDT-Antigen saat tiba di Malaysia dalam waktu 24 jam
Penumpang usia 18 tahun keatas yang belum divaksin lengkap atau tidak divaksin, wajib:
a. Tes RT-PCR, 2 (dua) hari sebelum keberangkatan
b. Tes RDT-Antigen saat tiba di Malaysia dalam waktu 24 jam
c. Wajib karantina selama 5 (lima) hari
Berita Terkait
-
New Wisata Wendit: Ikon Legendaris Malang yang Cocok Jadi Destinasi Liburan Keluarga
-
Bosan Mudik Saja? Intip 3 Destinasi Wisata Alam Paling Hits untuk Libur Lebaran 2026
-
Menyusuri Situs Ashabul Khafi, Wisata Sejarah dan Religi di Yordania
-
Cerita Inspiratif: Desa Pajambon Harmoni Tani dan Wisata
-
5 Destinasi Wisata Religi Buddha di Kepulauan Riau, Sarat Sejarah dan Spiritualitas
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara