Selebtek.suara.com - Para pengguna jalan tol tentunya sangat terbantu dengan fitur terbaru dari Google Map ini. Sejak April lalu kalian bisa melihat informasi tentang tarif jalan tol yang akan mereka lewati melalui fitur perhitungan tarif tol di Google Maps.
Dengan fitur ini, para pengguna jalan bisa memutuskan menggunakan jalan tol atau jalan biasa demi memperlancar perjalanan. Bahkan beberapa pengembangan juga dilakukan demi implementasi fitur ini dapat berjalan dengan lancar,
Misalnya sistem operasi iOs untuk menyambungkan jalur yang dipilih dengan iWatch. Pengguna juga dapat melihat perkiraan harga tol ke tujuan mereka sebelum mereka mulai perjalanan. Harga tol yang tertera juga akan diperbarui jika memang ada perubahan.
Fitur perkiraan harga tol dalam suatu perjalanan ini juga lengkap dengan perhitungan biaya penggunaan kartu tol atau metode pembayaran lainnya sesuai dengan waktu dan berapa perkiraan biaya tol pada waktu tertentu saat pengguna akan melintasinya.
Berikut ini cara menggunaan fitur cek tarif tol di Google Map:
1. Buka aplikasi Google Maps
2. Tulis alamat awal perjalanan kita dan alamat tujuan perjalanan. Pastikan bahwa ikon mobil sudah ditekan.
3. Di bagian tab bawah, biasanya Google Maps akan menampilkan beberapa pilihan jalur atau jalan yang dapat kita tempuh, termasuk jalan tol.
4. Di sana terdapat perhitungan estimasi waktu, jarak, serta biaya tol jika jalan yang kita pilih adalah jalan tol.
5. Jika tarif tol belum bisa muncul, cobalah untuk memperbarui aplikasi Google Maps atau mengatur fitur "lihat tarif kartu tol" yang dapat dibuka dalam Setelan Navigasi atau Settings.
6. Tarif tol pun akan segera muncul sesuai rute yang telah dipilih.
Bukan hanya menampilkan tarif tol, jika kita ingin mengetahui beberapa peraturan di jalanan seperti peraturan plat genap-ganjil, kita dapat menggunakan fitur "Opsi Mengemudi" dan memasukkan nomor plat kita agar bisa terhindar dari pelanggaran peraturan plat ganjil-genap di berbagai ruas jalan.
Berita Terkait
-
Donald Trump Minta Bagian dari Tarif Tol Kapal Selat Hormuz
-
Iran Tarik Biaya Tambahan Kapal Lewat Selat Hormuz, Teman AS - Israel Haram Melintas
-
Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan
-
Berapa Saldo E-Toll yang Dibutuhkan dari Semarang ke Jakarta untuk Arus Balik? Ini Rinciannya
-
Total Tarif Tol Yogyakarta-Jakarta pada Arus Balik Lebaran 2026, Sampai Rp1 Juta?
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun