/
Selasa, 21 Juni 2022 | 18:00 WIB
suara.com

Selebtek.suara.com - Ada sebuah komet raksasa terlihat oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble. Ia melintas pada jarak terjauh yang pernah ada pada lima tahun lalu, saat komet mendekati Matahari dari orbit Saturnus dan Uranus.

Saat ini, komet besar tersebut diperkirakan akan datang melintas dekat Bumi dalam pendekatan terdekat pada 14 Juli 2022. Komet bernama C/2017 K2 akan berada pada titik terdekatnya saat melewati tata surya bagian dalam.

Berdasarkan penuturan Eddie Irrzarry dan Kelly Kizer Whitt di EarthSky sebagai duta tata surya NASA, para ilmuwan belum bisa memastikan seberapa besar inti komet C/2017 K2.

Pengamatan berbeda menunjukkan kisaran lebar antara 18 dan 161 kilometer.

Dengan ukuran seperti itu, C/2017 K2 adalah komet yang cukup besar di antara segelintir komet terbesar yang ditemukan sejauh ini, seperti Hale-Bopp dan Bernardinelli-Bernstein.

Para ahli juga belum mengetahui secara pasti berapa ukuran ekor komet. Pengamatan awal menunjukkan jejak debu dan gas di belakang C/2017 K2 berada di antara 130.000 dan 800.000 kilometer.

Dilansir dari CNET, Selasa (21/6/2022), pengamat di Bumi bisa melihat komet tersebut saat melintas melalui portal online yang disediakan Virtual Telescope Project. Bisa juga mengamati sendiri dengan bantuan teleskop serta berlatih menemukan objek menggunakan aplikasi seperti Stellarium.

Setelah melintasi jarak terdekat dari Bumi, C/2017 K2 akan terus meluncur menuju perihelion, sebuah lintasan terdekatnya dengan Matahari sebelum kembali ke luar angkasa.

Komet cenderung berperilaku tak terduga saat semakin dekat dengan Matahari. Komet C/2017 K2 bisa tiba-tiba menjadi lebih aktif dan cerah atau bahkan bisa pecah dan hilang dari pandangan.

Momen komet C/2017 K2 melintasi jarak terdekat bumi pada pada 14 Juli 2022 sayang untuk dilewatkan. Ini merupakan kesempatan baik bagi para ahli untuk mempelajarinya karena komet ini tidak akan kembali selama beberapa juta tahun. (*)

Load More