Selebtek.suara.com - Indonesia akan jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, di mana Tim Nasional (Timnas) Israel juga akan ikut berlaga di sini.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali pun telah mengizinkan Timnas Israel untuk ikut bermain.
Indonesia sendiri telah resmi menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 setelah ditunjuk oleh Fédération Internationale de Football Association atau FIFA.
Sebagai persiapan, Menpora dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI sudah mengecek kondisi stadion-stadion di Indonesia.
Indonesia sendiri sudah mengamankan satu tiket untuk berlaga di Piala Dunia U-20 2023. Sisanya sebanyak 23 tiket didistribusikan di berbagai regional, yakni Afrika, Asia, Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Oceania.
Adapun empat negara yang sudah resmi bermain di Piala Dunia U-20 2023 yakni Indonesia, Perancis, Italia, dan Inggris.
Meskipun isu Israel kadang jadi momok bagi negara Muslilm, namun Zainudin menegaskan bahwa olahraga tidak ada urusan dengan politik.
“Sudah kita bahas dari 2019, semua negara yang lolos jadi peserta Piala Dunia U-20 2023 akan dipersilakan main. Jadikan olahraga itu tidak ada urusan dengan politik,” ujar Zainudin.
Menurutnya, FIFA sudah menyampaikan pada kita siapa pun negara yang lolos itu harus bisa main di sini. Jadi hal itu tidak ada masalah.
Baca Juga: PSSI Pastikan Piala Dunia U-20 Digelar Tepat Saat Perayaan Harkitnas 11 Juni 2023
Demi mengantisipasi pro dan kontra, Zainudin memastikan kalau Timnas Israel akan mendapat pengamanan ketat selama berada di Indonesia.
Sumber: PMJ News
Berita Terkait
-
PSSI Pastikan Piala Dunia U-20 Digelar Tepat Saat Perayaan Harkitnas 11 Juni 2023
-
Resmi, Piala Dunia U-20 Digelar 20 Mei sampai 11 Juni 2023 di Indonesia
-
FIFA Rilis Waktu Pelaksanaan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia, Catat Tanggalnya
-
4 Negara yang Sudah Dipastikan Lolos di Piala Dunia U-20 2023
-
Andai Lolos ke Piala Dunia U-20 2023, Menpora Pastikan Timnas Israel Bisa Bermain
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Gen Z dan Tradisi Ramadan yang Mulai Bergeser: Nilai Lama vs Gaya Baru
-
Setelah Affan Kurniawan, Pelajar Ini Menyusul Gugur di Tangan Aparat: Kapan Trauma Ini Berakhir?
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Kritik Dibungkam atas Nama HAM: Salahkah Rakyat Menentang MBG?
-
Tren Pelihara Kucing Makin Naik, Nutrisi Anabul Jadi Perhatian Utama
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Diprediksi Habiskan Uang LPDP Hampir Rp6 Miliar!
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Apakah Makan dan Minum Membatalkan Wudhu? Simak Penjelasan Hukum Fiqihnya
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar