Selebtek.suara.com - Twitter menyerang balik bos Tesla, Elon Musk. Platform media sosial itu menuduh Musk "secara sadar" melanggar perjanjian untuk membeli perusahaan tersebut, beberapa hari setelah ia berusaha untuk mundur dari kesepakatan bernilai USD 44 miliar itu.
Twitter menyatakan pihaknya tidak melanggar kewajibannya berdasarkan perjanjian merger seperti yang dituduhkan Musk. Justru miliuner itu yang ingin mengakhiri kesepakatan.
Twitter telah mengirimkan surat ke Musk dan diajukan ke regulator. Perusahaan media sosial berusia 16 tahun itu menuntut Musk mematuhi kewajibannya berdasarkan perjanjian.
"Twitter menuntut Musk dan pihak terkait lainnya mematuhi kewajiban mereka berdasarkan perjanjian, termasuk kewajiban mereka untuk menggunakan upaya terbaik masing-masing untuk mewujudkan dan mengefektifkan transaksi yang dimaksud sebelumnya," kata Twitter, sebagaimana melansir Antara dikutip dari Reuters, selasa.
Perusahaan telah merencanakan untuk menuntut Musk. Twitter berencana untuk mengajukan gugatan awal pekan ini di Delaware.
Di sisi lain, salah satu orang terkaya di dunia tersebut telah mencuitkan candaan kepada Twitter terkait "ancamannya" untuk menegakkan pernjanjian di pengadilan.
Dalam surat yang dikirim, Twitter mengatakan bahwa perjanjian merger tetap berlaku. Pihaknya akan mengambil langkah-langkah untuk menutup kesepakatan.
Akibat hal tersebut, saham Twitter berakhir turun 11,3 persen. Sementara, saham Tesla ditutup turun hampir 7 persen.
"Dewan Twitter harus memikirkan potensi kerugian bagi karyawan dan basis pemegang sahamnya dari setiap data internal tambahan yang terungkap dalam litigasi," kata analis Benchmark Mark Zgutowicz.
Baca Juga: Orang Indonesia Habiskan Delapan Jam Per Hari Menggunakan Perangkat Digital
Di sisi lain, pakar hukum Brent Hill mengatakan Twitter memiliki kasus hukum yang kuat terhadap Musk, tetapi dapat memilih negosiasi ulang atau penyelesaian daripada pertarungan pegadilan yang panjang.(*)
Sumber: Antara
Tag
Berita Terkait
-
Elon Musk Batalkan Pembelian, Twitter Lakukan Serangan Balik
-
Twitter Meradang Elon Musk Batalkan Beli Perusahaan Teknologi Itu Senilai 44 Miliar USD
-
Twitter Serang Balik Elon Musk: Melanggar Kesepakatan Senilai 44 Miliar Dolar AS
-
Elon Musk Tiba-tiba Batal Beli Saham, Penasihat Twitter Sarankan Karyawan Tak Posting Komentar
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Drama Unesa Ringkus Peserta UTBK yang Nekat Gunakan Ijazah Palsu Demi Kursi Kedokteran
-
Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya
-
Hujan Belum Sejam, Palembang Sudah Lumpuh: Jalan Utama Tergenang, Kendaraan Mogok di Mana-Mana
-
3.000 Massa Geruduk Kantor Gubernur Kaltim, Desak Audit dan Stop Politik Dinasti
-
5 Shio Paling Hoki 22 April 2026, Panen Rezeki Tak Terduga
-
Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
-
UU PPRT Disahkan: Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Lagi Pekerja Tanpa Perlindungan
-
Mino WINNER Dituntut 1,5 Tahun Penjara atas Pelanggaran Wajib Militer
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Lansia Tewas Tertabrak KRL di Rawa Buaya Jakarta Barat, Identitas Masih Misteri