/
Selasa, 12 Juli 2022 | 09:10 WIB
Antara

Selebtek.suara.com - Twitter menyerang balik bos Tesla, Elon Musk. Platform media sosial itu menuduh Musk "secara sadar" melanggar perjanjian untuk membeli perusahaan tersebut, beberapa hari setelah ia berusaha untuk mundur dari kesepakatan bernilai USD 44 miliar itu.

Twitter menyatakan pihaknya tidak melanggar kewajibannya berdasarkan perjanjian merger seperti yang dituduhkan Musk. Justru miliuner itu yang ingin mengakhiri kesepakatan. 

Twitter telah mengirimkan surat ke Musk dan diajukan ke regulator. Perusahaan media sosial berusia 16 tahun itu menuntut Musk mematuhi kewajibannya berdasarkan perjanjian.

"Twitter menuntut Musk dan pihak terkait lainnya mematuhi kewajiban mereka berdasarkan perjanjian, termasuk kewajiban mereka untuk menggunakan upaya terbaik masing-masing untuk mewujudkan dan mengefektifkan transaksi yang dimaksud sebelumnya," kata Twitter, sebagaimana melansir Antara dikutip dari Reuters, selasa.

Perusahaan telah merencanakan untuk menuntut Musk. Twitter berencana untuk mengajukan gugatan awal pekan ini di Delaware.

Di sisi lain, salah satu orang terkaya di dunia tersebut telah mencuitkan candaan kepada Twitter terkait "ancamannya" untuk menegakkan pernjanjian di pengadilan.

Dalam surat yang dikirim, Twitter mengatakan bahwa perjanjian merger tetap berlaku. Pihaknya akan mengambil langkah-langkah untuk menutup kesepakatan.

Akibat hal tersebut, saham Twitter berakhir turun 11,3 persen. Sementara, saham Tesla ditutup turun hampir 7 persen.

"Dewan Twitter harus memikirkan potensi kerugian bagi karyawan dan basis pemegang sahamnya dari setiap data internal tambahan yang terungkap dalam litigasi," kata analis Benchmark Mark Zgutowicz.

Baca Juga: Orang Indonesia Habiskan Delapan Jam Per Hari Menggunakan Perangkat Digital

Di sisi lain, pakar hukum Brent Hill mengatakan Twitter memiliki kasus hukum yang kuat terhadap Musk, tetapi dapat memilih negosiasi ulang atau penyelesaian daripada pertarungan pegadilan yang panjang.(*)

Sumber: Antara

Load More