Selebtek.suara.com - Aktivitas kelompok Activities of Advanced Persistent (APT) dari Turki, Iran, Korea Utara, dan China masih diawasi oleh peneliti. Sejumlah peneliti yang melakukan pemantauan menyatakan bahwa jurnalis dari media besar masih menjadi sasaran bagi hacker yang berpihak pada negara.
Pelaku melakukan penyerangan dengan alasan adanya akses untuk menuju informasi non-publik guna membantu memperluas operasi spionase siber. Dikutip dari Bleeping Computer, Senin (18/7/2022), analis Proofpoint mengikuti aktivitas PT dari 2021 hingga 2022.
Analis proofpoint tersebut berhasil menerbitkan laporan mengenai kelompok APT yang menargetkan jurnal. “Zirkonium” yang merupakan aktor ancaman terkait China telah dikonfirmasi untuk menjadikan jurnalis Amerika Serikat sebagai target semenjak awal 2021.
Hal tersebut dilakukan dengan mengirimkan email berisi pelacak yang diperingatkan saat pesan tersebut diakses. Cara sederhana tersebut memungkinkan hacker mendapatkan alamat IP publik milik target untuk mengumpulkan banyak informasi, seperti penyedia layanan internet dan lokasi korbannya.
Zirkonium melanjutkan serangan pada Februari dengan menargetkan jurnalis menggunakan trik yang sama. Mereka berfokus pada jurnalis yang memberitakan mengenai perang Rusia-Ukraina.
Selanjutnya, Proofpoint mulai mengamati grup APT China pada April 2022 yang diacak sebagai TA 459. Grup tersebut menargetkan reporter menggunakan file RTf yang memiliki salinan malware Chinoxy etika dibuka.
Target dari kelompok tersebut adalah media berita yang mengangkat informasi seputar kebijakan luar negeri Afghanistan. Selain itu, aja juga kelompok TA404 dari Korea Utara yang menjadikan jurnalis media musim semi 2022 sebagai target.
Kelompok TA404 ini menggunakan postingan pekerjaan palsu sebagai umpan guna menarik korbannya. Ada juga ancaman dari Turki, yaitu kelompok TA 482 yang mengatur serangan dengan rencana mencuri akun media sosial milik jurnalis.
Dari berbagai upaya membobol akun jurnalis, ada juga hacker yang mengambil jalan pintas dengan menyamar sebagai wartawan agar bisa langsung menjangkau targetnya. Trik ini dilakukan hacker dengan cara mengirim email ke pakar kebijakan Timur Tengah dan akademisi dengan menyamar sebagai reporter.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perawatan Hingga Sembuh Pekerja Korban KKB di Papua
APT terus dilaporkan akibat menjadikan jurnalis sebagai target menggunakan berbagai trik, seperti rekayasa sosial, malware dropper, dan phishing. Media yang karyawannya terbuka untuk umum bisa menjadi korban rekayasa sosial karena membahayakan akses ke informasi sensitif.
Selain di luar negeri, ternyata ada beberapa situs di Indonesia yang seringkali menjadi langganan target hacker. Berdasarkan keterangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan retasan terus dilakukan ke website yang sama berulang kali.
Pemerintah juga seharusnya meningkatkan cyber security dengan cara memperketat keamanan digital. Apalagi saat ini sudah banyak penggunaan teknologi tanda tangan digital untuk dokumen.
Media harus semakin waspada karena saat ini model kejahatan cyber yang digunakan oleh hacker sudah beragam. Banyak trik yang digunakan untuk mencuri informasi, bahkan merusak sistem keamanan dengan cara menyebarkan virus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Ernando Ari Dicoret, 4 Penjaga Gawang Masuk Skuad Final Timnas Indonesia
-
Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?
-
Jadwal Operasional Kantor Pos dan Ekspedisi Pasca Lebaran 2026
-
Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari dan Tata Caranya
-
Dilarang Berlama-lama: Cara Mengambil Manfaat dari 'Wangsit Kamar Mandi'
-
Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik
-
Dengan BritAma dan Simpedes, BRI Bantu Keluarga PMI Kelola Kiriman Dana
-
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Milik Warga Siak
-
Almira Yudhoyono Lolos UI Jalur Scouting, Biaya Kuliahnya Bikin Kaget
-
Boleh Berhenti di Bahu Jalan Tol saat Arus Balik 2026, Tapi Cuma untuk Situasi Berikut