/
Jum'at, 22 Juli 2022 | 15:52 WIB
Nikita Mirzani dan Fitri Salhuteru (suara.com)

Selebtek.suara.com - Kemarin, Kamis (22/7/2022) Nikita Mirzani dijemput paksa oleh petugas dari Polres Serang Kota saat berada di mall. Kabar ini pun langsung ramai dan menjadi perbincangan publik.

Penjemputan paksa ini membuat sahabat dari Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru menyindir polisi lantaran dianggap tebang pilih. Polisi hingga saat ini belum juga berhasil menjemput paksa Nindy Ayunda, terlapor dalam kasus penyekapan.

Sindiran ini dibuat Fitri di akun Instagramnya. Padahal diketahui istri dari Dito Mahendra tersebut juga sudah dilaporkan ke pihak kepolisian dan tiga kali mangkir dari pemanggilan.

"Ada yang tiga kali mangkir hanya dikeluarkan surat penjemputan. (tapi) nggak dijemput juga," tulis Fitri di Instagram, Jumat (22/7/2022).

Sementara Nikita Mirzani diklaim Fitri baru satu kali mangkir panggilan. Tapi Polres Serang Kota sudah bergerak cepat dan menangkapnya kemarin.

"Saya rakyat hanya berpendapat," ungkap Fitri.

Menurut Fitri Salhuteru, kasus Nindy Ayunda sebenarnya lebih berat. Namun nyatanya dia merasa, Nikita Mirzani lebih dianggap sebagai pelaku kriminal luar biasa.

"Pasal penyekapan diperlakukan istimewa, pasal ITE diperlakukan bak teroris. Miris," tulisnya sambil menggaungkan tagar #polisipilihkasih.

Kasus Nikita Mirzani dan Nindy Ayunda memang berbeda. Tapi keduanya saling bersinggungan. (*)

Baca Juga: Ngebet Datangkan Gianluca Scamacca dari Sassuolo, West Ham Lempar Tawaran Rp 611 Miliar

Sumber: Suara.com

Load More