Selebtek.suara.com - Jeje Slebew meminta maaf secara terbuka usai videonya marah-marah ke fans di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta Pusat viral dan menuai hujatan. Dia dicap sebagai artis baru yang belagu.
Momen Jeje mengamuk itu beredar lewat video di media sosial. Jeje diduga kecapean hingga tidak bisa menahan emosi karena terus diminta foto oleh penggemar.
Melalui akun Instagramnya, @jejelinces, dia menyampaikan permintaan maaf kepada publik terutama para penggemar yang kecewa dengan aksinya. Ia merasa bersalah karena telah bersikap emosional.
Sebelum meminta maaf, ABG yang terkenal dengan kata "Slebew" ini menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar yang selalu mendukungnya.
"Jeje cuma mau ngucapin terimakasih banyak buat orang-orang di luar sana termasuk fans-fans Jeje. Makasih banyak ya tanpa kalian mungkin Jeje cuma orang biasa aja," ungkapnya.
Kemudian Jeje meminta maaf atas kesalahannya, salah satunya yang baru-baru ini viral yakni marah-marah ketika dikerubungi fans yang minta foto.
"Jeje cuma mau minta maaf kalau sampai detik ini masih ada kesalahan, karena Jeje juga manusia sama seperti kalian. Jeje masih banyak salah dan dosa," katanya.
Dia berjanji akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya sehingga dia dengan sangat meminta dimaafkan.
Salah satu ikon Citayam Fashion Show ini juga meminta doa dari para pendukungnya agar bisa menjadi orang yang lebih baik.
Baca Juga: Puan Ajak Masyarakat Dukung Tim Indonesia di Asean Para Games XI
"Jeje ingin mengubah itu semua menjadi Jeje yang lebih baik lagi, jadi tolong maafin perilaku-perilaku Jeje yang lalu-lalu yang mungkin mengganggu karier Jeje yang sekarang dan juga masih banyak lagi kesalahan Jeje lainnya. Jeje minta maaf sebesar-besarnya tapi doain semoga bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya," beber pacar Bonge ini.
Dia juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada tim yang sudah mendukungnya.
"Tetep support Jeje terus ya," pintanya.
Di akhir pernyataannya, dia malah jadi menyinggung kalau tidak memiliki siapa-siapa kecuali sang nenek dan juga para fans yang benar-benar tulus menyayanginya.
"Cuma kalian doang yang Jeje punya selebihnya Jeje cuma punya nenek kesayangan Jeje seorang yang kasih cintanya nggak akan pernah bisa ditandingi siapapun. Sisanya hati Jeje untuk kalian para orang-orang baik di luar sana. Sekian dan terima kasih, salam damai dan kasih sayang dari Jeje Slebew," pungkasnya.(*)
Sumber: SuaraJogja.id
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa